
Serangan rudal dilancarkan kepada Israel di Gaza/Image by SABA/
JawaPos.com – Sudah lebih dari 100 hari sejak agresi militer Israel dilakukan. Agresi ini berujung pada genosida atau pembantaian rakyat sipil Palestina secara besar-besar setiap harinya.
Akibat dari pembantaian yang dilakukan Israel tersebut, banyak gerakan pejuang kebebasan dan pejuang kemerdekaan palestina geram.
Baru-baru ini pada tanggal 16 januari 2024, serangan terhadap entitas zionis Israel dilakukan oleh 2 kelompok pejuang kemerdekaan Yakni Al Qassam yang merupakan gerakan sayap perlawan Hamas dan juga oleh Pejuang Perlawan Islam Irak.
Dilansir dari agensi berita Yaman saba.ye (17/1), Dilaporkan dari GAZA 16 Jan 2024, Pasukan Pejuang Perlawanan Palestina mengarahkan serangan rudal besar-besaran ke wilayah Negev Barat, wilayah selatan Palestina yang diduduki oleh Zionis Israel.
Brigade Al-Qassam yang merupakan sayap militer Gerakan Perlawanan Islam Hamas, mengumumkan melalui Humasnya bahwa mereka telah mengebom kota Netivot yang diduduki Israel dengan sebuah bom yang mereka letakkan di kota tersebut.
Dilaporkan dari media Zionist Channel 11, Sekitar 50 rudal diluncurkan sebagai bagian dari gelombang terakhir rudal yang menargetkan Netivot dan kota-kota di sekitarnya. Serangan yang terjadi ini telah dikonfirmasi oleh pemerintah kota Netivot.
Surat kabar Yedioth Ahronoth juga melaporkan bahwa sebuah toko di Netivot terkena serangan langsung, namun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Sumber media lain juga melaporkan bahwa roket perlawanan jatuh di Gevaolim dan Sdot Negev sebagai bagian dari serangan terakhir menuju Negev Barat.
Media musuh Zionis mengatakan, Serangan rudal ditembakkan dari Jalur Gaza utara pagi ini dan menargetkan sekitar 19 pemukiman di Jalur Gaza dan Negev bagian barat.
Radio Tentara Zionis melaporkan bahwa roket yang ditembakkan ke Netivot pagi ini berasal dari daerah dimana pasukan tentara Zionis mundur kemarin.
Sedangkan dari irak dilansir dari saba.ye (17/1), dilaporkan dari Baghdad 16 jan 2024, pasukan pejuang perlawanan islam di irak pada selasa (16/1) mengumumkan penargetan serangan pada sasaran penting di pusat entitas Zionis Israel. Serangan ini akan dieksekusi dengan menggunakan rudal al-arqab.
Pasukan pejuang perlawanan Irak mengatakan dalam sebuah pernyataan mereka bahwa, sebagai kelanjutan dari pendekatan kami untuk melawan penjajahan Israel serta dalam rangka untuk mendukung rakyat kami di Gaza, Kami Mujahidin Perlawanan Islam Irak akan menyerang sasaran penting di pusat entitas zionis Israel.
Pada serangan oleh pasukan perjuangan Mujahidin Islam Irak mereka juga mengumumkan akan menggunakan senjata rudal jelajah jarak jauh arqab yang baru saja dikembangkan, pada beberapa hari sebelumnya.
Dalam pernyataannya, kelompok Pejuang Perlawanan ini menegaskan bahwa mereka akan terus menghancurkan benteng musuh, dan menjanjikan lebih banyak lagi.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
