Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Januari 2024 | 13.06 WIB

Iran Tuduh AS dan Inggris Kobarkan Api Peperangan terhadap Rakyat Yaman

Amir Saeid Iravani, delegasi Iran di PBB. - Image

Amir Saeid Iravani, delegasi Iran di PBB.

JawaPos.com – Konflik antara Houthi di Yaman melawan Inggris dan AS memanas. Hal itu diakibatkan oleh serangan Houthi terhadap kapal kargo yang menuju Israel belum usai. AS dan Inggris sebelumnya juga melakukan serangan terhadap Houthi.

Efek dari serangan Amerika dan Inggris yang ditargetkan kepada Houthi di Yaman tersebut membuat Iran bersuara. Dilansir dari Newsweek, Amir Saeid Iravani, perwakilan tetap Iran di PBB membuat tuduhan terhadap AS dan Inggris.

Iravani mengatakan bahwa negara manapun yang terlibat dalam agresi militer atau permusuhan yang terjadi selanjutnya dapat menempatkan diri pada posisi bahaya. Perwakilan Iran ini juga menyatakan bahwa serangan yang dilakukan tersebut merupakan pelanggaran yang mencolok terhadap kedaulatan nasional, pelanggaran hukum internasional, serta pelanggaran terhadap piagam PBB.

Menurut Iravani, agresi militer tersebut merupakan indikasi keberhasilan lobi rezim Israel di Washington untuk menarik Amerika Serikat dalam perang langsung serta memperburuk konflik yang meluas ke wilayah lain.

Dia menambahkan, meski rezim Israel gagal mencapai sebagian besar tujuan yang dinyatakan dalam perang Gaza, rezim berupaya menciptakan krisis yang lebih luas daripada konflik Gaza. Iravani juga membeberkan bahwa tuntutan rezim Israel terhadap AS lebih dari sekadar permintaan senjata, intelijen, keuangan, dan dukungan politik. "Sebaliknya, hal ini mencakup keinginan untuk berpartisipasi langsung dalam perang, yang digambarkan dengan cermat melalui pembagian kerja," sebut Iravani.

Menurut delegasi Iran tersebut, rezim Israel membayangkan bahwa konflik di Gaza, Lebanon, dan Syria berada di bawah yurisdiksinya. Sedangkan perang di Irak dan Yaman dikaitkan dengan Amerika Serikat. Bukti kuat menunjukkan bahwa rezim tersebut telah secara efektif bermanuver untuk melibatkan AS dalam konflik-konflik tersebut sejalan dengan kepentingannya sendiri.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore