
Foto sebuah kapal kontainer yang melintasi anjungan minyak di Teluk Suez menuju Laut Merah, Mesir 1 September 2020./
Jawapos.com – Lalu lintas kapal tanker minyak dan bahan bakar di Laut Merah cenderung stabil selama bulan Desember meski terdapat ancaman serangan dari kelompok Houthi.
Sebelumnya diberitakan, kelompok militan asal Yaman tersebut menyerang kapal-kapal yang menuju Israel sebagai dukungan kepada Hamas sejak konflik di jalur Gaza meletus.
Serangan tersebut membuat beberapa kapal mengalihkan rute perjalanannya dan membuat tambahan biaya yang lebih besar.
Namun sebagian kapal seperti pengangkut bahan bakar memilih untuk tetap melintas di perairan tersebut meski terdapat ancaman.
Dilansir dari REUTERS, terdapat rata-rata 76 kapal tanker perhari yang membawa minyak dan bahan bakar melintas di selatan Laut Merah dan Teluk Aden pada bulan Desember.
Menurut data kapal MariTrace, jumlah tersebut berkurang dua dari rata-rata bulan November.
Jumlah tersebut juga hanya tiga di bawah rata-rata untuk 11 bulan pertama tahun 2023.
Lalu lintas kapal tanker di wilayah selatan perairan dekat Arab tersebut sempat menurun antara 18 Desember dan 22 Desember ketika kelompok Houthi mengintensifkan serangan dengan jumlah rata-rata 66 kapal tanker.
Namun pergerakan kembali berlanjut setelahnya, menurut MariTrace.
Artinya, lalu lintas kapal kontainer di wilayah tersebut telah menurun lebih tajam yakni 28% pada bulan Desember dibandingkan November.
Meski termasuk zona bahaya, analisis data LSEG mengatakan, beberapa perusahaan minyak besar, penyulingan dan rumah dagang terus menggunakan rute Laut Merah.
“Pengirim dan pelanggannya sangat ingin menghindari gangguan jadwal. Jadi mereka tetap mengambil risiko,” kata Calvin Froedge, pendiri Marhelm.
Calvin mencatat, banyak kapal tanker minyak yang membawa minyak mentah Rusia ke India, dan kelompok Houthi tidak tertarik untuk menyerang.
Sementara itu perusahaan kapal Delta Poseidon yang disewa Chevron juga melintasi Terusan Suez dan Laut Merah pada akhir Desember dalam perjalanan ke Singapura.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
