Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 Januari 2024 | 21.25 WIB

Lalu Lintas Kapal di Laut Merah Tetap Stabil Meski Terdapat Ancaman Serangan dari Kelompok Houthi

Foto sebuah kapal kontainer yang melintasi anjungan minyak di Teluk Suez menuju Laut Merah, Mesir 1 September 2020./ - Image

Foto sebuah kapal kontainer yang melintasi anjungan minyak di Teluk Suez menuju Laut Merah, Mesir 1 September 2020./

Jawapos.com – Lalu lintas kapal tanker minyak dan bahan bakar di Laut Merah cenderung stabil selama bulan Desember meski terdapat ancaman serangan dari kelompok Houthi.

Sebelumnya diberitakan, kelompok militan asal Yaman tersebut menyerang kapal-kapal yang menuju Israel sebagai dukungan kepada Hamas sejak konflik di jalur Gaza meletus.

Serangan tersebut membuat beberapa kapal mengalihkan rute perjalanannya dan membuat tambahan biaya yang lebih besar.

Namun sebagian kapal seperti pengangkut bahan bakar memilih untuk tetap melintas di perairan tersebut meski terdapat ancaman.

Dilansir dari REUTERS, terdapat rata-rata 76 kapal tanker perhari yang membawa minyak dan bahan bakar melintas di selatan Laut Merah dan Teluk Aden pada bulan Desember.

Menurut data kapal MariTrace, jumlah tersebut berkurang dua dari rata-rata bulan November.

Jumlah tersebut juga hanya tiga di bawah rata-rata untuk 11 bulan pertama tahun 2023.

Lalu lintas kapal tanker di wilayah selatan perairan dekat Arab tersebut sempat menurun antara 18 Desember dan 22 Desember ketika kelompok Houthi mengintensifkan serangan dengan jumlah rata-rata 66 kapal tanker.

Namun pergerakan kembali berlanjut setelahnya, menurut MariTrace.

Artinya, lalu lintas kapal kontainer di wilayah tersebut telah menurun lebih tajam yakni 28% pada bulan Desember dibandingkan November.

Meski termasuk zona bahaya, analisis data LSEG mengatakan, beberapa perusahaan minyak besar, penyulingan dan rumah dagang terus menggunakan rute Laut Merah.

“Pengirim dan pelanggannya sangat ingin menghindari gangguan jadwal. Jadi mereka tetap mengambil risiko,” kata Calvin Froedge, pendiri Marhelm.

Calvin mencatat, banyak kapal tanker minyak yang membawa minyak mentah Rusia ke India, dan kelompok Houthi tidak tertarik untuk menyerang.

Sementara itu perusahaan kapal Delta Poseidon yang disewa Chevron juga melintasi Terusan Suez dan Laut Merah pada akhir Desember dalam perjalanan ke Singapura.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore