Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Januari 2024 | 13.22 WIB

Tiongkok Alami Rekor Pencapaian Suhu Terpanas pada 2023

Beberapa orang menyebrangi jalanan di Shanghai di tengah peringatan gelombang panas di kota tersebut pada Agustus 2023. (Sumber: REUTERS/Aly Song)

JawaPos.com - Suhu panas di Tiongkok memecahkan rekor pada 2023 dengan suhu yang tidak biasa dari Beijing hingga Shanghai.

Fenomena gelombang panas global yang juga melanda sebagian besar dunia ini, meningkatkan lebih banyak kekhawatiran mengenai perubahan iklim global.

Panas terik di Tiongkok menyebabkan 127 stasiun cuaca nasional melaporkan tingginya suhu harian yang memecahkan rekor pada 2023, dikutip Reuters dari laporan media pemerintah pada Selasa (2/1).

Beijing memecahkan rekor suhu selama 23 tahun pada Juli dengan suhu di atas 35 derajat Celsius selama 27 hari berturut-turut.

Suhu rata-rata nasional sebesar 10,7 derajat Celsius, suhu tersebut tertinggi sejak 1961 dan 0,8 derajat Celsius lebih tinggi dari suhu normal sebesar 9,9 Celsius, memecahkan rekor 10,5 Celsius yang dicapai pada 2021, menurut lembaga penyiaran negara.

Sebagian besar wilayah negara ini bersuhu lebih hangat 0,5-1 derajat Celsius. Suhu rata-rata di 13 provinsi, kota atau wilayah termasuk Beijing, Shandong, Liaoning, Xinjiang dan Henan semuanya berada pada titik tertinggi sejak 1961, kata media CCTV.
 
Tiongkok mengalami serangkaian suhu panas dan cuaca ekstrem yang memecahkan rekor, dengan suhu di salah satu laporan stasiun cuaca di wilayah barat laut Xinjiang pada 16 Juli 2023 mencapai suhu tertinggi sepanjang masa yaitu 52,2 derajat Celsius.
 
Baca Juga: Siklus Air Dunia Terdampak Pemanasan Global yang Kian Tidak Menentu, Waspada Imbas Jangka Panjang!

Panas juga melanda Eropa, India, Afrika Utara, banyak wilayah di Amerika Serikat bagian selatan, dan sebagian besar Asia Tenggara. Hari terpanas yang pernah tercatat secara global adalah pada 3 Juli, menurut data dari Pusat Prediksi Lingkungan Hidup Nasional Amerika Serikat.
 
Suhu rata-rata global mencapai 17,01 derajat Celsius, melampaui rekor pada Agustus 2016 sebesar 16,92 Celsius.

Cuaca ekstrem di Tiongkok tidak hanya disebabkan oleh panas, karena hujan deras mengguyur banyak wilayah di negara itu pada musim panas, terutama setelah beberapa topan melanda daratan.

Sebanyak 55 stasiun cuaca nasional di seluruh negeri mencatat curah hujan harian melebihi nilai ekstrim historis, menurut CCTV.
 
Tiongkok kemungkinan akan menghadapi suhu yang lebih panas dan cuaca ekstrem yang lebih sering dan dahsyat pada 2024, sebuah peringatan dari kepala ahli di Pusat Iklim Nasional Tiongkok.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore