Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 Januari 2024 | 02.04 WIB

Jepang Dilanda Gempa Dahsyat Disertai Potensi Tsunami, Warga di Pesisir Pantai Dihimbau Segera Mengungsi

Gerbang Torii di Kuil Onohiyoshi yang runtuh akibat gempa bumi yang melanda kota Kanazawa, prefektur Ishikawa, Jepang 1 Januari 2024 (Sumber: REUTERS) - Image

Gerbang Torii di Kuil Onohiyoshi yang runtuh akibat gempa bumi yang melanda kota Kanazawa, prefektur Ishikawa, Jepang 1 Januari 2024 (Sumber: REUTERS)

JawaPos.com - Gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,6 melanda Jepang tengah pada Senin (1/1) sore.

Pemerintah Jepang kemudian mengeluarkan peringatan potensi Tsunami dan meminta penduduk pesisir pantai untuk mengungsi ke daerah yang lebih aman.

Pasca pengumuman tersebut, ribuan rumah terpaksa diputus aliran listrik dari wilayah yang terdampak.

Jepang juga terpaksa membatalkan perjalanan transportasi umum seperti penerbangan dan layanan kereta api.

Badan Meteorologi Jepang telah mengeluarkan peringatan tsunami untuk prefektur pesisir Ishikawa, Niigata dan Toyama.

Peringatan besar ini sekaligus menjadi yang pertama sejak gempa bumi dan tsunami pada Maret 2011 silam yang melanda timur laut Jepang.

Gempa dengan kekuatan awal 7,6 skala richter tersebut memicu gelombang setinggi 1 meter di sebagian pantai Laut Jepang dan diperkirakan akan terjadi gelombang yang lebih besar hingga lebih dari 3 meter.

Tidak hanya Jepang, Rusia juga mendapatkan peringatan tsunami di kota-kota timur jauh, seperti Vladivostok dan Nakhodka.

Pihak otoritas setempat saat ini sedang meninjau tingkat kerusakan pasca gempa sore tadi.

Warga juga dihimbau untuk tetap waspada menghadapi gempa susulan, kata Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida dalam pernyataan yang disiarkan NHK.

“Warga harus tetap waspada terhadap kemungkinan gempa lanjutan dan saya mendesak masyarakat di daerah yang diperkirakan akan terjadi tsunami untuk mengungsi sesegera mungkin,” ungkap Kishida.

Sebuah rekaman yang disiarkan oleh stasiun televisi lokal menunjukkan sebuah bangunan runtuh di kota pesisir Suzu.

Cuplikan lain dari kota Kanazawa juga memperlihatkan banyak penduduk sedang membungkuk di bawah meja saat gempa mengguncang rumah mereka.

Dikutip dari Reuters, lebih dari 36.000 rumah kehilangan aliran listrik di prefektur Ishikawa dan Toyama.

Sementara layanan kereta api berkecepatan tinggi di Ishikawa juga telah dihentikan. Layanan lain seperti telekomunikasi melaporkan bahwa dua prefektur tersebut alami gangguan telepon dan internet.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore