Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 Januari 2024 | 21.41 WIB

10 Tentaranya Dibunuh AS, Yaman Bersumpah Balas Dendam

Milisi Houthi berbaris sambil memegang senjata api. (ANTARA/Anadolu) - Image

Milisi Houthi berbaris sambil memegang senjata api. (ANTARA/Anadolu)

JawaPos.com - Angkatan bersenjata Yaman membenarkan 10 tentaranya hilang akibat diserang Amerika Serikat di Laut Merah dan memperingatkan Washington akan mendapatkan balasan serta berikrar akan terus mendukung rakyat Palestina di Gaza, dikutip dari ANTARA.

Juru Bicara Militer Yaman Yahya Saree pada Minggu (31/12/2023) mengatakan AS menyerang tiga kapalnya di Laut Merah sehingga  menewaskan sepuluh tentara Yaman.

Seperti dilaporkan saluran TV Al-Masirah, Saree mengungkapkan kapal-kapal Yaman berada di Laut Merah untuk melakukan operasi militer melawan kapal Maersk Hangzhou yang hendak menuju pelabuhan Palestina yang diduduki Israel.

Baca Juga: Kiky Saputri dan Suami Bahagia Rayakan Malam Tahun Baru di London

Iran tak pernah mengakui wilayah-wilayah Palestina yang diduduki Israel sejak 1948 sebagai wilayah Israel (red).

Dia menjelaskan kapal tersebut menjadi sasaran setelah awaknya tidak menjawab peringatan tentara Yaman.

Saree mengimbau semua negara agar tak terseret dalam plot AS dan menegaskan aksi pasukan Amerika untuk melindungi kapal-kapal Israel di Laut Merah tak akan menghentikan dukungan Yaman kepada rakyat Gaza.

Baca Juga: Satu Korban Tewas Kecelakaan di Tol Japek belum Diketahui Identitasnya

Sebelumnya pada Minggu, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan helikopter dari dua kapal perang Amerika ditembak di kapal Yaman saat merespons sinyal mara bahaya dari kapal berbendera Singapura Maersk Hangzhou.

Menurut CENTCOM, tiga kapal tenggelam dan sejumlah krunya tewas.

Pasukan bersenjata Yaman dalam beberapa pekan terakhir menyerang kapal-kapal terkait dengan Israel di Laut Merah sebagai balasan atas aksi mereka di Gaza.

Baca Juga: Diduga Bermula dari Korsleting Listrik, Gedung Indosat di Semarang Dilahap si Jago Merah

Menurutnya, serangan akan terus berlanjut sampai rezim menghentikan kejahatannya dan membolehkaan makanan dan obat-obatan masuk Gaza.

AS membentuk koalisi internasional untuk melawan serangan Yaman.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore