Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Desember 2023 | 19.15 WIB

Iran Bertekad Balas Serangan Israel yang Tewaskan Brigjen Mousavi

PENASIHAT SENIOR IRAN: Razi Mousavi dalam sebuah acara. Dia tewas akibat serangan udara Israel di Syria (25/12). - Image

PENASIHAT SENIOR IRAN: Razi Mousavi dalam sebuah acara. Dia tewas akibat serangan udara Israel di Syria (25/12).

JawaPos.com – "Israel pasti akan membayar kejahatan ini." Ancaman itu dilontarkan Presiden Iran Ebrahim Raisi setelah mendapat kabar bahwa Negeri Yahudi itu telah membunuh Brigjen Sayyed Razi Mousavi, penasihat senior di Garda Revolusi Iran (IGRC).

Insiden itu terjadi saat Israel menyerang lingkungan Sayeda Zeinab yang terletak di dekat tempat suci umat Syiah di Syria. Kantor berita resmi Iran IRNA menggambarkan Mousavi sebagai teman dekat Jenderal Qassem Suleimani, kepala Pasukan elite Al Quds Iran yang terbunuh dalam serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat (AS) di Iraq pada 3 Januari 2020. Mousavi adalah komandan paling senior yang terbunuh di luar Iran sejak kematian Soleimani.

IRNA melaporkan bahwa Mousavi aktif dalam bidang pemberian dukungan logistic pada poros perlawanan di Syria. Itu mengacu pada kelompok yang didukung oleh Teheran dan menentang Israel. Dilaporkan ada tiga rudal yang diluncurkan Israel dan menargetkan Mousavi.

Saluran TV pemerintah Israel menayangkan rekaman yang menunjukkan asap membubung dari area serangan. Duta Besar Iran untuk Syria Hossein Akbari bahwa rumah sang jenderal menjadi sasaran pada pukul 16:20 waktu setempat pada Senin (25/12). Bangunan itu hancur lebur dan jenazah Mousavi kemudian ditemukan di halaman. Beberapa sumber me ngatakan bahwa Mousavi bertanggung jawab mengo ordinasikan aliansi militer an tara Syria dan Iran. Namun, Akbari menegaskan bahwa Mousavi berada di Syria sebagai penasihat militer resmi.

"Kami bersumpah akan membalas kematiannya," bunyi pernyataan IGRC seperti dikutip Japan Times. Serangan Israel juga menewaskan dua jenderal Iran lainnya awal bulan ini di Syria. Juru bicara Kemente rian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani mengatakan negaranya berhak mengambil tindakan yang diperlukan untuk menanggap tindakan pembunuhan ini pada waktu dan tempat yang tepat. Yang jelas hingga kemarin belum ada serangan yang dilakukan oleh Iran ke Israel.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di lain pihak enggan berkomentar. "Saya tidak akan mengomentari laporan asing, baik ini maupun laporan lainnya di Timur Tengah. Militer Israel jelas mempunyai tugas untuk melindungi kepentingan keamanan Israel," ujar Juru Bicara IDF Laksamana Muda Daniel Hagari.

Insiden itu semakin meningkatkan ketegangan di Timur Tengah. Iran dan sekutu-sekutunya telah meningkatkan konflik sejak Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober lalu yang me micu perang di Jalur Gaza hingga saat ini. Kelompok-kelompok yang didukung Iran di Yaman, Lebanon, Syria, dan Iraq telah melancarkan serangan terhadap Israel dan sekutu nya untuk mendukung Hamas.

Bentrokan di sepanjang perbatasan Lebanon- Israel antara Hizbullah dan Israel terus meningkat. Baku tembak rudal, serangan udara, dan penembakan setiap hari melintasi perbatasan.

Di Laut Merah, serangan pem berontak Houthi di Yaman terhadap kapal-kapal yang mereka yakini terkait dengan Israel telah mengganggu perdagangan. Kondisi tersebut mendorong di luncurkannya operasi ang katan laut multinasional pimpinan AS untuk melindungi rute pelayaran.

Milisi yang didukung Iran di Iraq yang beroperasi atas nama kelompok Kataib Hizbullah juga telah melancarkan lebih dari 100 serangan terhadap pangkalanpangkalan yang menampung pasukan AS di Iraq dan Syria.

Menurut mereka itu merupakan pembalasan atas dukungan Washington terha dap Tel Aviv. Kelompok tersebit mengklaim melakukan serangan ter hadap pangkalan AS di sebelah bandara komersial di Erbil di Iraq utara pada Senin. (sha/ttg)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore