Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Desember 2023 | 01.32 WIB

Demi Beli iPhone untuk Teman dan Pacarnya, Gadis 14 Tahun di Thailand Nekat Curi Uang Milik Gurunya

Guru di Thailand kehilangan uang sebesar 700.000 baht atau sekitar Rp 311 juta karena dicuri oleh murid perempuannya yang berusia 14 tahun. - Image

Guru di Thailand kehilangan uang sebesar 700.000 baht atau sekitar Rp 311 juta karena dicuri oleh murid perempuannya yang berusia 14 tahun.

JawaPos.com – Seorang guru di Thailand berusaha mencari keadilan setelah muridnya yang berusia 14 tahun mencuri uang miliknya sebesar 700.000 baht atau sekitar Rp 311 juta. Uang tersebut digunakan untuk membeli 11 iPhone untuk pacar dan teman-temannya.

Sementara itu, wali dari anak itu tidak bertanggung jawab atas kerugian yang dialami sang guru. Dikutip dari The Thaiger, korban yang bernama Rungrat Chokchai, 42, mendesak Amarin TV dan kantor berita lainnya untuk menceritakan kisahnya kepada publik dengan harapan dia bisa mendapatkan kembali semua uangnya.

Rungrat mengatakan bahwa dirinya adalah seorang guru di sebuah sekolah di Provinsi Uthai Thani dan kehilangan 700.000 baht miliknya yang dicuri siswi yang tinggal di dekat rumahnya. Rungrat tinggal bersama enam anggota keluarganya di subdistrik Huay Kot, Provinsi Uthai Thani, Thailand. Rumahnya juga digunakan sebagai toko kelontong, sehingga buka pada siang hari dan banyak orang yang datang.

Menurut Rungrat, gadis berusia 14 tahun itu, yang diidentifikasi hanya sebagai A, berusaha mencuri uang sebesar 2.000 baht atau sekitar Rp 887 ribu dari tokonya pada pukul 10.00 pagi waktu setempat pada 19 Oktober.

Gadis itu tinggal di sebelah rumah Rungrat dan berpura-pura datang ke toko untuk membeli makanan ringan. Alih-alih memilih yang ingin dibeli, ia langsung pergi ke konter tempat menyimpan uang dan mengambil dua lembar uang kertas 1.000 baht atau sekitar Rp 444 ribu.

Namun, pencurian itu tidak berhasil, karena ibu Rungrat, Wattana memperhatikan apa yang dilakukan gadis itu. Lalu, ia menyuruh A untuk mengembalikan uangnya dan ia tidak akan melaporkan hal tersebut ke polisi. Gadis itu pun menurutinya.

Rungrat mengatakan bahwa ia mendengar dari penduduk setempat di daerah tersebut bahwa A dan teman-temannya telah menghabiskan banyak uang bersama. Keponakan Rungrat, yang belajar bersama A, juga memberitahunya bahwa A membelikan iPhone untuk teman dan pacarnya.

Karena curiga, Rungrat memeriksa tabungannya di rumah dan ternyata semua uangnya hilang. Total kehilangan sejumlah 700.000 baht atau sekitar Rp 311 juta, yang mana 500.000 baht dipinjam dari Koperasi Tabungan Guru dan 200.000 baht adalah tabungan ibunya.

Ia yakin A menyelinap ke rumahnya pada 28 November dan melaporkan hal tersebut ke Kantor Polisi Huay Kot. Saat diinterogasi oleh polisi, A mengakui kejahatannya. Ia mencuri 700.000 baht dan bersama dengan teman dan pacarnya, mereka pergi ke pusat perbelanjaan untuk membeli 11 iPhone.

Petugas polisi berhasil menjual semua iPhone tersebut dan mengembalikan 120.000 baht atau sekitar Rp 52 juta ke Rungrat. Rungrat menyatakan bahwa petugas memintanya untuk meyewa pengacara untuk menuntut anak-anak tersebut dan wali mereka jika ia ingin sisa uangnya kembali. Petugas mengatakan bahwa pihaknya tidak berwenang untuk menyuruh wali anak-anak untuk membayar sisa uang Rungrat.

Rungrat menyatakan ingin media menyebarkan cerita tersebut ke publik untuk memberikan tekanan pada keluarga anak-anak tersebut agar mereka mau bertanggung jawab. Ia tidak menjelaskan apakah dirinya akan menyewa pengacara untuk mendapatkan sisa uangnya kembali.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore