Warga Palestina berduka atas meninggal orang yang tersayang dalam serangan bom Israel pada 14 Desember 2023 di Rumah Sakit al-Najjar di Rafah, Jalur Gaza [Mahmud Hams/AFP]
JawaPos.com – Korban dari serangan Israel ke Gaza ini sudah mencapai 20.000 orang yang meninggal.
Dilansir AlJazeera, Kantor media pemerintah Gaza pada Rabu (20/12) mengatakan ada sekitar 8.000 anak-anak dan 6.200 perempuan yang diantaranya meninggal.
Sejarah terburuk ini terjadi saat pihak Dewan keamanan PBB menunda pemungutan suara penting untuk bantuan kemanusiaan di Gaza.
Penundaan ini dilakukan supaya bisa menghindari veto dari Amerika Serikat yang secara terang-terangan melindungi Israel dari tindakan tegas PBB.
Ketika gencatan senjata ini berakhir pada 1 Desember 2023, serangan Israel ke Gaza semakin intensif dengan melakukan agresi darat yang sebelumnya di daerah utara kini semakin melebar.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken mengatakan konflik ini akan terus bergerak dan perlu dialihkan supaya tidak intensif.
"jelas bahwa konflik akan bergerak dan perlu beralih ke fase dengan intensitas yang lebih rendah," ujar Antony Blinken dilansir laman Aljazeera.
Antony Blinken berharap operasi yang dilakukan Israel ini jumlahnya semakin kecil dan difokuskan untuk menghadapi Hamas.
"Kami berharap untuk melihat dan ingin melihat pergeseran ke operasi-operasi [Israel] yang lebih terarah dengan jumlah pasukan yang lebih kecil yang benar-benar terfokus untuk menangani kepemimpinan Hamas, jaringan terowongan dan beberapa hal penting lainnya," ujarnya.
"Dan ketika hal itu terjadi, saya pikir Anda juga akan melihat bahwa kerugian yang dialami warga sipil juga berkurang secara signifikan," sambungnya.
Menurut Kementerian Kesehatan di Jabalia mengatakan bahwa serangan udara terus digencarkan Israel di Gaza pada Rabu (20/12) ada 46 korban meninggal dan lainya mengalami luka-luka di tempat pengungsian Jabalia di Gaza utara.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
