Paus Fransiskus. (BBC News)
JawaPos.com – Paus Fransiskus telah mengizinkan para pendeta Katolik di Roma untuk memberikan pemberkatan kepada para pasangan sesama jenis. Keputusan ini dinilai sebagai suatu kemajuan yang signifikan bagi kelompok LGBT di Gereja Katolik Roma.
Dilansir dari BBC news, fatwa Paus Fransiskus tersebut masih menggunakan kata pasangan yang ‘tidak normal’ dalam penyebutan para kelompok LGBT. Karena, pada dasarnya, Vatikan masih menganggap pasangan yang normal adalah pasangan yang terdiri dari laki-laki dan perempuan.
Namun, mengenai ketentuan bolehnya melakukan pemberkatan untuk pasangan sesama jenis memang sudah resmi diperbolehkan. Tujuan dari diperbolehkannya pemberkatan kepada pasangan sesame jenis ini berkaitan dengan sebuah dokumen yang dilayangkan oleh Vatikan. Dokumen dari Vatikan tersebut menjelaskan tentang tanda-tanda bahwa Tuhan menerima semua orang, yang kemudian disetujui oleh Paus.
Baca Juga: Daftar Line Up Artis, MC, dan Presenter Golden Disc Award yang akan Diadakan di Jakarta 2024
Dengan catatan, pemberkatan yang dilakukan kepada pasangan sesama jenis itu bukan bagian dari ritual rutin gereja atau terkait dengan pernikahan. Selain itu, dalam melakukan pemberkatan terhadap pasangan sesame jenis, para pastor diharapkan dapat mengambil Keputusan berdasarkan kasus demi kasus.
Seorang prefect gereja Kardinal Victor Manual Fernandez juga menyatakan bahwa deklarasi terbaru itu masih tetap teguh pada doktrin tradisional gereja terkait pernikahan. Tujuan utama dari membolehkan melakukan pemberkatan adalah untuk memperluas daya tarik gereja Katolik bagi para jamaah. Itu sebabnya para pastor masih diizinkan memberkati para pasangan sesama jenis yang dianggap masih penuh dengan dosa.
Karena untuk mendapatkan pemberkatan, tidak harus diwajibkan memiliki kesempurnaan moral sebelumnya. Dalam penjelasan dari Manual Fernaandez, pada tahun 2021 Paus mendeklarasikan bahwa pendeta tidak bisa memberikan berkat kepada pasangan sesame jenis.
Hal itu disebabkan adanya pengertian bahwa memberikan pemberkatan untuk kaum LGBT karena Tuhan tidak bisa memberkati dosa.
Namun, untuk kali ini, Paus memperbolehkan pastor untuk memberkati para pasangan yang menyukai sesame jenis. Karena sesungguhnya dalam gereja Katolik pemberkatan merupakan doa ataupun permohonan, yang biasanya dilakukan oleh seorang pendeta.
Tujuan dari pemberkatan adalah meminta agar Tuhan memandang baik orang yang diberkati tersebut.
Fernandez juga menegaskan bahwa deklarasi untuk memberkati pasangan sesame jenis bukan untuk memvalidasi status pasangan tersebut.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
