Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Desember 2023 | 23.01 WIB

Israel Tuduh Hamas Manfaatkan Zona Aman di Jalur Gaza Selatan untuk Menembakkan Roket

Sebuah kamp di Rafah, dekat perbatasan dengan Mesir. - Image

Sebuah kamp di Rafah, dekat perbatasan dengan Mesir.

JawaPos.com - Israel menuduh Hamas telah menembakkan roket dari zona kemanusiaan atau zona aman di Jalur Gaza selatan. Serangan itu menimbulkan kekhawatiran atas keselamatan ribuan warga Palestina yang mencari perlindungan di daerah tersebut.

Dilansir dari nytimes.com pada Jumat (8/12), militer Israel mempublikasikan bukti berupa peta, foto satelit, dan video yang menunjukkan 14 roket ditembakkan dari berbagai lokasi. Salah satunya termasuk Al-Mawasi, sebuah daerah tandus di mana ribuan orang mencari perlindungan dalam tenda-tenda reyot yang terbuat dari kayu dan plastik.

Keberadaan sedikit makanan, obat-obatan, dan air semakin memperparah kondisi mereka. Tuduhan ini diarahkan kepada Hamas, kelompok bersenjata yang menguasai Gaza, dengan klaim bahwa mereka menganiaya masyarakat Gaza dan memanfaatkan mereka untuk tindakan terornya.

Namun, Hamas belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan ini. Video yang dirilis oleh Israel menunjukkan lokasi peluncuran roket dekat kota tenda di pinggiran Rafah, tempat ribuan warga sipil mencari perlindungan.

Meski tidak ada bukti langsung roket yang ditembakkan, Israel mengklaim bahwa tembakan berasal dari lokasi tersebut.

Diketahui bahwa daerah Al-Mawasi telah lama digunakan oleh Hamas sebagai basis pelatihan, termasuk untuk berlatih paralayang menjelang serangan pada 7 Oktober.

Namun, klaim ini tidak dapat diverifikasi secara independen oleh The New York Times. Kejadian ini menambah kekhawatiran bahwa tidak ada tempat yang aman bagi 1,9 juta warga Gaza yang telah mengungsi sejak dimulainya konflik.

Ironisnya, sejumlah laporan sebelumnya telah memperingatkan bahwa tidak ada satu tempat pun di Gaza yang benar-benar aman bagi warga sipil.

PBB telah menentang pembentukan zona aman di Gaza, mengingat risiko bagi warga sipil dan melindungi tempat seperti sekolah dan rumah sakit sebagai area yang dijamin oleh hukum kemanusiaan internasional.

Sementara itu, pertempuran di Gaza terus berlanjut, dan meningkatnya jumlah pengungsi dan kondisi sulit di wilayah tersebut menimbulkan keprihatinan internasional. Pemerintah Israel mengumumkan bahwa mereka akan mengizinkan bahan bakar tambahan dalam jumlah minimal masuk ke Gaza selatan untuk mencegah keadaan kemanusiaan yang semakin memburuk.

Meskipun demikian, situasi di Gaza semakin kompleks, dan masyarakat internasional terus memantau perkembangan terkini sambil berharap agar kedamaian segera dapat terwujud di wilayah tersebut.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore