Kim Jong-Un. (Reuters)
JawaPos.com - Kim Jong Un terlihat menangis dalam Pertemuan Ibu Nasional di Pyongyang, Korea Utara pada Minggu (3/12).
Dalam pertemuan tersebut, Pemimpin Tertinggi Korea itu menyerukan kepada perempuan untuk meningkatkan jumlah anak dan mengasuhnya dengan baik.
Permintaan Kim Jong Un, memang tidak lepas dari data yang menunjukkan bahwa jumlah penduduk Korea Utara terus merosot.
Namun sayangnya, kondisi demografis dan kesehatan di Korea Utara belum memadai permintaan Kim Jong Un.
Dilansir dari laman prb pada Kamis (7/12), sensus penduduk di Korea Utara pada 2008 berjumlah 24,1 juta jiwa.
Dibandingkan Korea Selatan yang memiliki luas wilayah lebih kecil, penduduknya berjumlah 48,9 juta jiwa.
Rendahnya angka kelahiran ini bertentangan dengan keinginan Kim Jong Un untuk memiliki populasi lebih banyak daripada musuhnya, Korea Selatan.
Sebenarnya, rendahnya jumlah penduduk di Korea Utara tidak mengherankan. Karena hal itu sejalan dengan deklarasi pemerintahan lama, bahwa harus menjadi negara yang juche.
Baca Juga: Kim Jong Un Menangis Lihat Angka Kelahiran di Korea Utara Makin Sedikit, Ternyata Ini Kendalanya!
Juche merupakan ideologi resmi Korea Utara, yang berpandangan bahwa rakyat harus kuat dan mandiri untuk memperoleh sosialisme yang nyata.
Kebijakan kemandirian di negara komunis ini telah berkontribusi terhadap masalah kekurangan pangan yang kronis.
Lahan terjal dan iklim di Korea Utara yang kurang kondusif untuk pertanian yang produktif, membuat mereka kesulitan memenuhi kebutuhan pangan.
Runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991, bersamaan dengan kesalahan manajemen birokrasi dan bencana alam di Korea Utara.
Peristiwa itu memulai serangkaian krisis pertanian yang berlangsung hampir sepanjang tahun 1990an dan berlanjut hingga saat ini.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
