Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Desember 2023 | 03.19 WIB

Baru Saja Dikecam Tiongkok, AS Ketahuan Lagi Melintasi Wilayah Perairan Teluk Filipina

Armada ke-7 Angkatan Laut AS mengatakan P-8A Poseidon, terbang di atas Selat Taiwan di wilayah udara internasional. - Image

Armada ke-7 Angkatan Laut AS mengatakan P-8A Poseidon, terbang di atas Selat Taiwan di wilayah udara internasional.

Jawapos.com – Militer Amerika Serikat (AS) kembali melakukan patroli di wilayah perairan Renai Reef yang diklaim oleh Tiongkok sebagai zonanya.

Padahal sebelumnya, AS baru saja dikecam oleh China karena kapal angkatan lautnya dilaporkan telah memasuki wilayah perairan Tiongkok secara ilegal pada Senin (4/12).

Wilayah tersebut  juga dikenal sebagai Second Thomas Shoal merupakan bagian dari Kepulauan Spratly.

Second Thomas Shoal yang  terletak di zona ekonomi eksklusif Filipina, menurut keputusan pengadilan PBB pada tahun 2016.

Hingga sekarang wilayah tersebut masih diperebutkan antara kedua negara yakni Filipina dan Tiongkok.

Meski baru saja mendapat kecaman, AS kembali melakukan patroli di wilayah tersebut. Kali ini mereka menggunakan pesawat milik angkatan udara.

sebuah pesawat patroli Angkatan Laut AS terbang melalui Selat Taiwan yang sensitif pada Rabu, kata militer AS.

Washington menggambarkan misi tersebut sebagai demonstrasi komitmen negara tersebut terhadap Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Armada ke-7 Angkatan Laut AS juga  mengatakan, pesawat patroli dan pengintaian maritim P-8A Poseidon, yang juga digunakan untuk misi anti-kapal selam memang sedang terbang di atas selat di wilayah udara internasional.

Sementara itu pihak Filipina mengatakan,  AS berkomitmen terhadap Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Militer Amerika terbang, berlayar, dan beroperasi di mana pun yang diizinkan oleh hukum internasional, katanya dalam sebuah pernyataan.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pasukannya memantau pesawat AS saat terbang ke selatan melalui selat tersebut, dan menggambarkan situasinya sebagai normal.

Hingga saat ini belum ada komentar langsung dari Tiongkok mengenai patroli pesawat AS di wilayah yang diklaim sebagai milik China tersebut.

Sebagai informasi, dalam beberapa bulan terakhir, Tiongkok beberapa kali terlibat perselisihan dengan armada laut Filipina dan memprotes kapal-kapal AS yang berpatroli di wilayah sengketa.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore