Ilustrasi: Bom bunuh diri terjadi di Gereja Katedral Filipina
Jawapos.com - Militan (Islamic State of Iraq and Syria) ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan di sebuah misa Katolik di Filipina pada Minggu (03/12)
Sebuah bom yang diduga terbuat dari mortir meledak selama Misa di gimnasium Universitas Negeri Mindanao di Marawi selatan.
Serangan bom tersebut telah mengakibatkan empat kematian dan puluhan cedera di antara jemaat Katolik.
Insiden ini telah memicu kewaspadaan tinggi di berbagai wilayah, termasuk ibu kota Manila, di mana pasukan keamanan negara ditempatkan.
Kelompok ISIS, yang mempunyai pengaruh di selatan negara itu, mengatakan melalui Telegram bahwa anggotanya telah meledakkan bom tersebut.
Menanggapi pemboman tersebut, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr mengutuk keras pelaku penyerangan di gimnasium Universitas Negeri Mindanao di Marawi selatan.
“Tindakan tidak masuk akal dan paling keji yang dilakukan oleh teroris asing,” ujarnya.
Sementara itu Menteri Pertahanan Gilberto Teodoro mengatakan pada konferensi pers, Operasi penegakan hukum untuk mengadili para pelaku.
"Indikasi kuat adanya unsur asing" dalam pemboman tersebut,” kata Teodoro.
Baca Juga: Katedral Katolik di Filipina Selatan Diserang: 4 Jamaah Tewas dalam Ledakan Bom saat Misa
Militer juga menduga ledakan di Marawi, ibu kota provinsi Lanao del Sur, terjadi setelah serangkaian operasi militer terhadap kelompok lokal pro-ISIS di Filipina selatan.
“Ada kemungkinan bahwa apa yang terjadi pagi ini adalah serangan balasan,” kata Panglima Angkatan Bersenjata Romeo Brawner pada konferensi pers.
Untuk mencegah serangan kembali terjadi Kantor polisi di Mindanao dan wilayah ibu kota disiagakan dan pos pemeriksaan polisi diperketat

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
