Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Desember 2023 | 02.54 WIB

Sikap Tegas Menlu Retno Marsudi Diapresiasi OIC Youth Indonesia

Tangkapan layar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ketika menyampaikan keterangan pers tentang evakuasi WNI dari Gaza, pada Minggu (12/11/2023). - Image

Tangkapan layar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ketika menyampaikan keterangan pers tentang evakuasi WNI dari Gaza, pada Minggu (12/11/2023).

JawaPos.com - Youth on Organization of Islamic Cooperation Indonesia (OIC Youth Indonesia) mengapresiasi sikap tegas Menteri Luar Negeri Retno Marsudi terhadap Israel.

Menurut Presiden OIC Youth Indonesia Astrid Nadya Rizqita, Menlu Retno Marsudi telah secara aktif dan konsisten menyuarakan isu Palestina di berbagai forum internasional.

"Termasuk pada Extraordinary Council of Foreign Ministers OIC, Joint Arab-Islamic Summit on Gaza, dan dalam pertemuan bilateral dengan berbagai pemimpin negara," kata Astrid Nadya Rizqita dalam keterangannya kepada JawaPos.com, Jumat (1/12).

Untuk diketahui, OIC Youth Indonesia merupakan organisasi pemuda dari Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Lebih jauh Astrid mengatakan, isu Palestina telah menjadi perhatian utama OKI sejak awal pendiriannya pada 1969. Indonesia bersama organisasi OKI pun terus berupaya untuk menggalang dukungan dari negara-negara anggotanya dan lembaga internasional lainnya. Hal itu untuk mencapai kemerdekaan Palestina serta memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina.

Indonesia bertahun-tahun terlibat dalam upaya diplomatik untuk memperjuangkan penyelesaian damai dan keadilan bagi Palestina di tingkat internasional. "Kami sangat mengakui dedikasi Menlu Retno Marsudi dalam mengadvokasi hak-hak rakyat Palestina di panggung internasional," ujar Astrid

Astrid menambahkan, penting bagi Indonesia untuk terus mempertahankan sikap tanpa kompromi terhadap Israel. OIC Youth Indonesia pun akan mendukung keputusan pemerintah untuk tidak menormalisasi hubungan dengan Israel. Apalagi saat ini situasi di Palestina masih belum terselesaikan. Hal itu merupakan pengingat yang jelas akan kegagalan masyarakat internasional dalam melaksanakan tanggung jawabnya untuk melindungi hak-hak rakyat Palestina.

Astrid menilai, pendudukan Israel yang berlanjut, ekspansi permukiman ilegal, dan serangan terus-menerus terhadap kehidupan dan mata pencaharian bangsa Palestina, adalah pelanggaran nyata terhadap norma hukum internasional dan menggambarkan ketidakadilan yang mendalam.

"Sebagai pemuda Indonesia kami tidak hanya prihatin, tetapi juga bertekad untuk menggunakan suara kami sebagai alat untuk membela hak-hak saudara dan saudari kami di Palestina. Komitmen kami adalah untuk memperkuat panggilan mereka menuju kebebasan," katanya.

Astrid menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan masyarakat internasional untuk meningkatkan upaya mereka dalam mencapai solusi yang adil dan berkelanjutan terhadap konflik Israel-Palestina.

"Kami juga menekankan perlunya pemerintah Indonesia untuk terus mendukung tanpa ragu-ragu rakyat Palestina dan memainkan peran utama dalam upaya internasional guna mencapai perdamaian yang adil dan abadi di Timur Tengah," tegasnya.

Sekjen OIC Youth Indonesia Adlan menegaskan, memperjuangkan keadilan dan kemanusiaan untuk Palestina adalah isu yang kompleks dalam konteks diplomasi. Upaya membawa isu ini ke Mahkamah Internasional dapat menjadi langkah penting dalam menyoroti dan menyelesaikan masalah yang melibatkan hak asasi manusia di wilayah tersebut.

"Hal ini menunjukkan keseriusan untuk mencari solusi yang adil bagi semua pihak yang terlibat. Semoga langkah-langkah ini membantu dalam mendukung perdamaian dan keadilan bagi Palestina," pungkasnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore