
Potret Demonstrasi di Harvard / Sumber: (nationalreview.com)
JawaPos.com- Saat ini mulai marak kasus Antisemitisme yang masuk di dunia pendidikan di Amerika Serikat.
Pasalnya, Kantor Hak Sipil Departemen Pendidikan AS menerima banyak laporan terkait antisemitisme di beberapa kampus di Amerika Serikat.
Mereka membuka penyelidikan terhadap Universitas Harvard pada hari Selasa untuk menentukan apakah universitas tersebut telah memenuhi kewajiban hukumnya untuk menanggapi laporan terkait antisemitisme di kampus tersebut.
Penyelidikan ini dipicu oleh keluhan yang menuduh Harvard mendiskriminasi mahasiswa keturunan Yahudi atau asal kebangsaan Israel.
Dikutip dari National Review, meskipun Kantor Hak Sipil biasanya tidak mengungkapkan keluhan spesifik mana yang memerlukan penyelidikan, ada beberapa insiden antisemitisme tingkat tinggi di Harvard dan universitas Ivy League lainnya dalam beberapa minggu terakhir.
Pada bulan Oktober, seorang mahasiswa Israel di Harvard Business School mendapat intimidasi ketika orang-orang mencoba memfilmkan demonstrasi ‘die-in’ pro-Palestina.
Mahasiswa asal Israel tersebut sontak ketakutan dan berkata “jangan pegang saya” dan “jangan sentuh leher saya” ketika pengunjuk rasa mengepungnya.
Elom Tettey-Tamaklo, seorang mahasiswa tahun kedua di Harvard Divinity School yang mengintimidasi mahasiswa Israel tersebut, dicopot dari posisi supervisornya untuk mahasiswa sarjana setelah insiden tersebut.
Manajer hedge fund Bill Ackman mengirimkan surat terbuka kepada presiden Harvard Claudine Gay awal bulan ini yang mengutip konfrontasi saat ‘die-in’ dan mendesaknya untuk mengambil tindakan untuk melindungi mahasiswa Yahudi.
“Mahasiswa Yahudi diintimidasi, diintimidasi secara fisik, diludahi, dan dalam beberapa video yang disebarluaskan secara luas mengenai salah satu kejadian tersebut, mereka diserang secara fisik,” tulis Ackman.
“Pengunjuk rasa di kampus di tangga Perpustakaan Widener dan di tempat lain berteriak, ‘Intifada! Intifada! Intifada! Dari Sungai Hingga Laut, Palestina Akan Merdeka!" lanjutnya.
Presiden Harvard Claudine Gay merilis pernyataan tentang memerangi antisemitisme pada 9 November 2023.
“Saya menegaskan komitmen kami untuk melindungi seluruh anggota komunitas kami dari pelecehan dan marginalisasi, dan komitmen kami untuk menghadapi antisemitisme secara langsung, dengan tekad yang diperlukan,” kata Gay.
“Izinkan saya mengulangi apa yang saya dan para pemimpin Harvard lainnya katakan sebelumnya, Antisemitisme tidak mendapat tempat di Harvard,” lanjutnya.
Universitas berjanji untuk bekerja sama dalam penyelidikan dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Rabu.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
