Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Desember 2023 | 00.46 WIB

Mengenal Mantan Menlu AS Henry Kissinger, Penjahat Perang Berlumur Darah yang Dapat Nobel Perdamaian

henry

Mantan Menlu Amerika Serikat, Henry Kissinger meninggal dunia di umurnya ke 100 tahun.

Jawapos.com - Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Henry Kissinger meninggal dunia pada Rabu (29/11). Henry Kissinger atau yang memiliki nama asli Heinz Alfred Kissinger merupakan seorang anak laki–laki yang lahir dari keluarga Yahudi, di Furth, Bayern, Jerman.

Pria yang lahir pada 27 Mei 1923 tersebut memulai karirnya sebagai pasukan Angkatan Darat AS divisi intelijen militer saat berusia 20 tahun. Hal tersebut didapatkannya di usia muda karena kefasihannya dalam berbahasa Jerman yang membuatnya ditugaskan di sebuah tim di Jerman yang diduduki AS dan bertanggung jawab atas de-Nazifikasi.

Selain itu, Kissinger juga sempat bergabung dalam Dewan Strategi Psikologi Pemerintah AS yang dibentuk oleh Gedung Putih pada tahun 1952. Mantan Menlu AS tersebut juga pernah berkuliah di Harvard University dengan gelar BA dalam ilmu politik dan gelar PhD pada tahun 1954.

Henry Kissinger juga merupakan Direktur Studi Senjata Nuklir dan Kebijakan Luar Negeri di Dewan Hubungan Luar Negeri dan menulis buku yang berjudul 'Senjata Nuklir dan Kebijakan Luar Negeri' pada tahun 1957.

Diketahui, Henry menulis buku tersebut dengan alasan bahwa AS harus menggunakan senjata nuklir taktis secara teratur dalam perang untuk mencapai tujuan mereka. Karena hal tersebut, para kritikus kemudian memberikannya nama 'Dr Henry Killinger' atau 'Dr Henry Pembunuh'.

Ketertarikan Kissinger pada senjata nuklir taktis juga membuatnya diundang oleh arsitek program nuklir Israel, Shimon Peres pada tahun 1962 dan 1965. Karirnya yang terus meroket membuatnya berhasil menempati berbagai macam posisi jabatan selama hidupnya.

Salah satu jabatannya adalah sebagai Penasihat Keamanan Nasional Nixon pada tahun 1969 hingga 1975. Dalam posisi tersebut, Kissinger diketahui sempat membocorkan informasi dari Perundingan Damai Paris untuk memperpanjang perang AS di Vietnam.

Selain itu, Kissinger juga diketahui menjadi pencetus pengintensifan pemboman taktis rahasia di Kamboja yang menelan 150.000 hingga 500.000 jiwa. Tak hanya itu, kekejaman Kissinger juga terjadi di beberapa peristiwa mengerikan yang menelan ratusan ribu bahkan jutaan korban.

Beberapa peran Henry Kissinger yang menelan banyak korban jiwa diantaranya sebagai berikut.

  1. Pengeboman Kamboja yang menewaskan hingga 500.000 orang 

  • Dukungan invasi Timor Timur yang menewaskan 200.000 orang

  • Penggulingan pemerintah Chilli

  • Pembunuhan di Bangladesh yang menewaskan 3 juta orang

  • Perang Argentina yang menewaskan 30.000 jiwa dan 30.000 orang hilang

  • Editor: Estu Suryowati
    Tags
    Artikel Terkait
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore