Perayaan Pride Month di Kota Chiang Mai, Thailand (Andrew Nachemson/Al Jazeera)
JawaPos.com – Kabinet Pemerintah Thailand mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang akan mengamandemen Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Komersial negara untuk mendefinisikan pernikahan antara dua individu sesama jenis.
Artinya, apabila RUU ini disetujui oleh parlemen, Thailand akan menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang melegalkan pernikahan sesama jenis dan menjadi negara kedua di Asia setelah Taiwan.
Bersamaan dengan hal tersebut, Pemerintah berharap dapat bergerak cepat dan mendapatkan suara pertama dari tiga suara yang disahkan agar RUU dapat menjadi UU pada bulan depan.
"Perdana Menteri ingin mendorong itu dengan sangat kuat. Dia ingin RUU ini muncul dalam perdebatan parlemen sesegera mungkin," kata juru bicara pemerintah, Chai Watcharong dilansir dari Al Jazeera, Kamis (30/11).
Apabila RUU ini disetujui, semua hak secara hukum adalah 100 persen seperti pasangan heteroseksual.
"Kami menilai tidak ada alasan untuk mengatakan tidak karena masyarakat berhak menentukan jalan hidupnya sendiri. Meski berjenis kelamin laki-laki, tapi mereka saling mencintai, jadi seharusnya mereka punya hak," imbuhnya.
Rapeepun Jommaroeng, seorang penasihat dan analisi kebijakan untuk Rainbow Sky Association of Thailand, yang mengadvokasi hak-hak LGBTQ, memperkirakan akan ada penolakan dari beberapa kelompok agama, terutama dari minoritas Kristen dan Muslim di negara yang mayoritas penduduknya beragama Buddha tersebut.
Namun, katanya, kecil kemungkinan mereka akan menggagalkan RUU tersebut.
"Sudah jelas bahwa kami tidak akan memaksa pemimpin agama, pendeta, atau biksu mana pun untuk melakukan upacara pernikahan sesama jenis," ungkap Rapeepun.
Ia menambahkan bahwa undang-undang tersebut bukan tentang memaksa orang melakukan hal-hal yang tidak mereka inginkan, melainkan agar masyarakat bisa mendapatkan kesetaraan.
"Itu hanya untuk memberikan keleluasaan bagi dua orang untuk bersatu," jelasnya.
Bagi komunitas LGBTQ di negara-negara lain, RUU tersebut menandakan fajar baru bagi Thailand, yang menjanjikan rasa hormat, kesetaraan, dan kebebasan untuk menjadi diri mereka sendiri.
***

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
