Ilustrasi pendiri Hamas, Syeikh Ahmad Yassin
JawaPos.com – Kelompok militan Hamas telah menarik perhatian global setelah melancarkan serangan militer ke Israel pada Sabtu (7/10).
Kekuatan Hamas dalam melawan Israel untuk mencapai kemerdekaan Palestina tidak dapat dipisahkan dari peran penting pendirinya, yaitu Syekh Ahmad Ismail Yassin.
Syekh Ahmad Yasin adalah tokoh dalam pembentukan Harakah Muqawamah Islamiyyah (Hamas).
Dikutip dari Al Jazeera pada Selasa (28/11), meskipun mengalami disabilitas, Syeikh Ahmad Yassin memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap para pengikutnya.
Dengan bimbingannya, Hamas kini menjadi kelompok yang memiliki kekuatan politik dan militer yang signifikan di wilayah Palestina.
Tetapi, sebelum menjadi tokoh yang dihormati dan ditakuti oleh lawan-lawannya, Syekh Yasin menjalani hidup yang penuh dengan tantangan dan ujian.
Biografi
Lahir di desa Al-Jaurah, pinggiran Al-Mijdal, selatan Jalur Gaza, pada tahun 1938, Syekh Yasin berasal dari keluarga yang taat beragama dan berpengetahuan luas.
Namun, di paspornya tercatat tanggal 1 Januari 1929, walaupun Syekh Ahmad Yasin sendiri pernah mengakui bahwa ia lahir pada tahun 1938.
Kehidupannya terbatas secara ekonomi setelah ayahnya, Abdullah Yassin, meninggal saat ia berusia tiga tahun.
Ia memiliki empat saudara laki-laki dan dua saudara perempuan. Keluarganya melarikan diri ke Gaza dan menetap di Kamp al-Shati setelah desa kelahirannya direbut oleh tentara Israel selama Perang Arab-Israel pada tahun 1948.
Syekh Ahmad Yasin tiba di Gaza sebagai seorang pengungsi. Pada usia 12 tahun, ia mengalami kelumpuhan total setelah terlibat dalam permainan gulat dengan temannya, Abdullah al-Khatib.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
