Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 November 2023 | 16.15 WIB

Gencatan Senjata Hamas-Israel Hari Ke-4: Total 150 Warga Palestina Telah Berhasil di Bebaskan

ank Israel mengambil posisi di dekat perbatasan dengan Gaza, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Palestina Hamas./Reuters - Image

ank Israel mengambil posisi di dekat perbatasan dengan Gaza, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Palestina Hamas./Reuters

JawaPos.com - Gencatan senjata Israel dan Hamas yang salah satu poin kesepakatannya adalah jeda pertempuran di Gaza, telah memasuki hari ke empat pada Senin (27/11).

Dilansir dari Aljazeera, sebelas tawanan Israel telah dibebaskan dari Gaza sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Beberapa jam setelah pembebasan warga Israel itu, tiga wanita Palestina dan 30 anak-anak Gaza dibebaskan dari penjara Israel.

Pada hari ke empat gencatan senjata ini, total 150 perempuan dan anak-anak Palestina akhirnya dapat dibebaskan dari penjara Israel.

Jumlah ini sesuai dengan isi perjanjian gencatan senjata yang disepakati kedua belah pihak.

Meski begitu, diketahui dalam pembebasan sanderan tahap keempat ini, pihak Israel seperti sengaja menunda-nunda pembebasan warga Gaza dari tahanannya.

Warga Palestina mencurigai bahwa penundaan pembebasan tahanan tersebut memang sengaja dilakukan untuk membatasi perayaan dan penyambutan warga Gaza dari tahanan Israel.

“Masyarakat di sini percaya bahwa penundaan ini disengaja untuk mencegah kejadian yang kita lihat dalam tiga hari terakhir,” kata Ibrahim, salah seorang wartawan Aljazeera.

“Warga Palestina memanggul para tahanan di pundak mereka. Memberi mereka sambutan bak pahlawan di Tepi Barat yang diduduki,” lanjutnya.

Bagaimana tidak, para tahanan akan dibebaskan di Tepi Barat, tempat yang dirasa tidak aman bagi Palestina.

Penundaan yang cukup lama dan cuaca dingin juga membuat lebih sedikit orang yang datang untuk menyambut para tahanan.

Meski melewati berbagai hambatan dan keragu-raguan, 40 truk bantuan kemanusiaan berhasil mencapai Kota Gaza dan daerah lain di utara wilayah kantong tersebut.

Sementara itu, Hamas dan pihak penengah Qatar telah menyepakati memperpanjang jeda pertempuran yang awalnya dijadwalkan selama empat hari, kini menjadi enam hari.

Itu berarti, masih ada dua hari lagi hingga Kamis pagi untuk dapat membebaskan lebih banyak tahanan Palestina, begitu sebaliknya.

Sekjen PBB Antonio Guterres menyambut baik perpanjangan gencatan senjata tersebut, dan mengatakan dia berharap lebih banyak bantuan kemanusiaan yang penting akan dapat masuk ke Jalur Gaza.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar juga mengatakan kepada Aljazeera bahwa mediator Qatar berharap mereka dapat memanfaatkan perpanjangan waktu tersebut untuk menjamin pembebasan lebih banyak tawanan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore