Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 November 2023 | 18.30 WIB

Tersenyum Puas, Kim Jong Un Periksa Foto dari Satelit Mata-Mata di Atas Wilayah Target dan Pangkalan Militer AS

Kim Jong Un memantau satelit mata-mata di pusat kendali Administrasi Teknologi Kedirgantaraan Nasional, Pyongyang. - Image

Kim Jong Un memantau satelit mata-mata di pusat kendali Administrasi Teknologi Kedirgantaraan Nasional, Pyongyang.

JawaPos.com - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, memeriksa foto-foto yang diambil oleh satelit mata-mata baru negara itu dari wilayah-wilayah target utama. Media pemerintahan Korea Utara (KCNA) juga menjelaskan jika wilayah target meliputi ibu kota Korea Selatan, Seoul, dan kota-kota yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.

Korea Utara yang memiliki senjata nuklir meluncurkan satelit tersebut pada Selasa (21/11), tetapi para pejabat dan analis pertahanan Korea Selatan mengatakan bahwa kemampuannya belum bisa diverifikasi secara independen.

Kim Jong Un memeriksa foto-foto Seoul dan kota-kota lain seperti Mokpo, Kunsan, Pyeongtaek, Osan, dan tempat pangkalan militer Amerika Serikat dan Korea Selatan berada. Foto-foto tersebut diambil saat satelit melintas di atas semenanjung pada Jumat (24/11) pagi. Kim Jong Un memeriksa foto-foto tersebut, serta gambar beberapa daerah di Korea Utara, selama kunjungannya di pusat kendali Administrasi Teknologi Kedirgantaraan Nasional di Pyongyang.

Pada Sabtu (25/11), Kim Jong Un mengunjungi pusat kendali sekali lagi untuk memeriksa lebih banyak foto yang diambil pada pagi hari dari berbagai wilayah target di Korea Selatan diantaranya, Jinhae, Busan, Ulsan, Pohang, Daegu dan Gangneung.

Menurut KCNA, salah satu foto menunjukkan kapal induk Amerika Serikat, Carl Vinson yang tiba di pelabuhan di kota Busan, Korea Selatan, pada Selasa (21/11).

Selama kunjungan tersebut, Kim Jong Un juga memeriksa foto-foto Stasiun Angkatan Laut Amerika Serikat, Pearl Harbor dan Pangkalan Angkatan Udara Hickam yang diambil oleh satelit saat melintas di atas Hawaii pada Sabtu (25/11).

Dalam sebuah komentar terpisah yang disampaikan oleh KCNA, Korea Utara mengkritik Amerika Serikat karena memberikan senjata canggih kepada "boneka-bonekanya," dan mengatakan bahwa percikan kecil saja di semenanjung Korea dapat mengakibatkan perang nuklir secara global.

"Amerika Serikat sebaiknya mempertimbangkan konsekuensi bencana yang ditimbulkan oleh tawaran senjata kepada pasukan boneka," ungkap komentar yang disampaikan KCNA.

Para diplomat tinggi Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat berbicara pada hari Jumat serta mengutuk keras peluncuran satelit Korea Utara, karena dampak yang tidak stabil di wilayah tersebut, ungkap Departemen Luar Negeri Amerika dalam sebuah pernyataan.

Dikutip dari New York Post, awal pekan ini Kim Jong Un melihat gambar-gambar yang diambil di atas wilayah Pasifik Amerika Serikat, Guam, yang menunjukkan instalasi militer Amerika. Menteri Pertahanan Korea Selatan Shin Won Sik mengatakan Korea Utara telah melebih-lebihkan dengan mengatakan bahwa Kim Jong Un telah melihat gambar-gambar Guam.

"Bahkan jika memasuki orbit normal, dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan pengintaian normal," ungkapnya yang dirilis media pemberitaan Yonhap.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore