Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 November 2023 | 22.18 WIB

450 Pasien di Rumah Sakit Massachusetts Terancam Terkena HIV dan Hepatitis Akibat Jarum Suntik Tidak Steril

Sejauh ini, tidak ada infeksi yang dilaporkan di antara pasien tersebut, kata rumah sakit Salem di Massachusetts. (sumber: WCVB)

JawaPos.com - Kabar kurang sedap dan mengejutkan datang dari Rumah Sakit Massachusetts.

Ratusan pasien di Rumah Sakit Salem di Massachusetts diyakini telah terpapar hepatitis B, hepatitis C, dan HIV, demikian pengumuman rumah sakit tersebut.

Dilansir dari media abcnews, Jum'at (17/11), hampir 450 pasien yang menjalani prosedur endoskopi di rumah sakit Salem, yang terletak 20 mil timur laut Boston, diberitakan memiliki potensi paparan selama dua tahun terakhir.

Pernyataan yang dirilis oleh Rumah Sakit Salem dan diberikan kepada ABC News pada hari Rabu (15/11),mengungkapkan bahwa potensi paparan terjadi selama pemberian obat intravena (IV) dengan cara yang tidak sesuai dengan praktik terbaik mereka.

Kejadian ini diketahui oleh rumah sakit awal tahun ini, dan tindakan perbaikan serta pemberitahuan kepada tim kualitas dan pengendalian infeksi telah dilakukan.

Pihak rumah sakit belum memberikan penjelasan rinci mengenai mekanisme terjadinya paparan atau langkah-langkah konkret yang diambil untuk mengatasi hal tersebut.

Rumah Sakit Salem menyatakan telah berkolaborasi dengan Departemen Kesehatan Masyarakat Massachusetts sejak mengetahui insiden tersebut.

Baca Juga: Kemenkes Ungkap 6 Pasien Monkeypox Biseksual dan Idap HIV

Setelah melakukan evaluasi, rumah sakit menyimpulkan bahwa risiko infeksi pada pasien akibat peristiwa tersebut sangat minim, seperti yang diungkapkan dalam pernyataan mereka.

“Semua pasien yang berpotensi terkena dampak telah diberitahu oleh Rumah Sakit Salem. Mereka telah menyediakan hotline staf dokter untuk menjawab pertanyaan dan menawarkan pemeriksaan gratis beserta dukungan yang dibutuhkan,” demikian pernyataan tersebut melanjutkan.

“Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda infeksi yang terkait dengan kejadian ini.”

Departemen Kesehatan Masyarakat Massachusetts, dalam keterangannya kepada ABC News, menyatakan bahwa mereka sedang melakukan penyelidikan di rumah sakit dan bekerja sama dengan tim pengendalian infeksi untuk mengatasi situasi ini.

“Departemen Kesehatan Masyarakat menyarankan agar rumah sakit memberi tahu secara tertulis semua pasien yang terdampak tentang potensi paparan patogen yang dapat ditularkan melalui darah dan menawarkan perawatan lanjutan gratis, termasuk pengujian,” kata pernyataan dari departemen tersebut.

Juru bicara dari Mass Brigham, pemilik Rumah Sakit Salem, menjelaskan kepada ABC News bahwa pengujian hepatitis B, hepatitis C, dan HIV adalah prosedur standar untuk menanggapi paparan semacam ini.

Juru bicara Mass Brigham menegaskan bahwa risiko penularan sangat rendah, dan bagi pasien yang belum mendapatkan pemberitahuan, tidak perlu merasa cemas.

Baca Juga: Dinkes Pekanbaru Catat 115 Orang Terjangkit HIV/AIDS pada Januari-Mei

"Pentingnya keselamatan pasien merupakan fokus utama kami, dan kami telah mengambil langkah-langkah perbaikan yang beragam sebagai tanggapan terhadap kejadian ini," tambah pernyataan dari Mass Brigham.

"Kami dengan tulus meminta maaf kepada mereka yang terdampak, dan kami tetap berkomitmen untuk menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dan penuh kepedulian kepada komunitas kami."

Meskipun vaksin untuk hepatitis B sudah tersedia, belum ada vaksin yang mampu mencegah infeksi hepatitis C dan HIV.

Sementara, hepatitis B dan C dapat diobati dengan obat antivirus, dan menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, 95% dari pasien dapat sembuh dengan pengobatan tersebut.

Untuk HIV, meskipun tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat diatasi dan diobati melalui terapi antiretroviral.

Terapi tersebut mengurangi beban virus dalam tubuh pasien, sehingga tingkat virus hampir tidak terdeteksi dan tidak dapat ditularkan.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore