Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad berikan komentar menohok kepada apa yang dilakukan Israel di jalur Gaza.
Jawapos.com – Agresi yang dilakukan oleh militer Israel di Jalur Gaza sejak (7/10) silam telah memicu reaksi kecaman dari berbagai tokoh dunia.
Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad pada Kamis (16/11), memberikan komentar menohok kepada tentara Benjamin Netanyahu tersebut atas apa yang dilakukan di Jalur Gaza.
Mahathir menjelaskan bahwa apa yang dilakukan sekarang lebih parah dari peristiwa Nakba (pengusiran jutaan warga Palestina akibat pembentukan negara Israel) pada tahun 1948.
“Ini lebih buruk dari Nakba sebelumnya karena ini bukan perang. Ini hanyalah penindasan kemanusiaan,” katanya dikutip dari Arabnews.com, Jumat (17/11).
Selain itu ia juga mengatakan bahwa Israel telah melakukan penindasan kemanusiaan yakni hanya membunuh warga sipil.
“Kami tidak melihat tentara saling berkelahi. Sederhananya, kita melihat tentara Israel membunuh warga sipil. Itu bukan perang. Ini adalah bencana kemanusiaan,” ujarnya.
PM Malaysia tahun 1981 – 2003 ini juga mengatakan, apa yang dianggap sebagai pembelaan terhadap serangan Hamas 7/10 telah melampaui batas.
“Mereka mungkin mempunyai hak untuk membela diri, tetapi tidak sampai pada tingkat mengusulkan untuk membunuh warga sipil Palestina tanpa batasan apa pun,” kata Mahathir.
“Saat ini, mereka telah membunuh 12.000 orang. Mereka mengklaim telah kehilangan 1.400 orang, namun kini mereka telah membunuh lebih dari 12.000 warga Palestina. Itu bukanlah cara untuk menjamin kesejahteraan Israel,” tambanya.
Terakhir, PM terlama di Malaysia tersebut menganggap serangan Hamas pada (7/10) silam merupakan hal yang wajar karena Israel telah merampas hak Palestina selama berpuluh-puluh tahun.
Selama 70 tahun, Israel menindas warga Palestina, merampas tanah mereka dan membangun pemukiman di tanah mereka,” kata Mahathir.
“Dan mereka (Palestina) sudah mencoba banyak cara, termasuk negosiasi yang dilakukan Arafat. Namun setiap kali mereka mencoba menyelesaikan masalah tersebut, Israel mengingkari janji mereka,” tambahnya.
Sebagai informasi, IDF secara efektif telah memblokade Gaza dan menolak gencatan senjata, dengan alasan bahwa Hamas hanya akan menggunakannya untuk berkumpul kembali.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
