Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 November 2023 | 19.59 WIB

Kisah Dokter Bedah Palang Merah Gaza, Sedih dan Hancur Harus Amputasi Tangan Seorang Anak Berusia 6 Tahun

Dr Tom Potokar memberikan laporan tentang amputasi yang dilakukan oleh timnya dan kondisi terkini di sebuah rumah sakit Gaza Selatan. - Image

Dr Tom Potokar memberikan laporan tentang amputasi yang dilakukan oleh timnya dan kondisi terkini di sebuah rumah sakit Gaza Selatan.

JawaPos.com – Kepala ahli bedah Komite Internasional Palang Merah memberikan laporan yang menyedihkan tentang amputasi yang dilakukan oleh timnya di sebuah rumah sakit di Gaza Selatan. Dr. Tom Potokar mengirim sebuah video yang mengungkapkan bahwa timnya harus mengamputasi tangan seorang anak berusia enam tahun yang mengalami luka bakar yang sangat parah.

Dikutip JawaPos.com dari Sky News, Selasa (14/11), kepala ahli bedah tersebut mengatakan tangan anak itu telah hangus dan menyebabkan infeksi yang terus berlanjut, sehingga membuat tubuhnya mengalami kondisi kritis.

Dr. Potokar mengirimkan saksi mata yang menyaksikan langsung kejadian atau situasi di Gaza selatan. Kepala ahli bedah juga menambahkan bahwa mereka harus bekerja dengan sumber daya yang sangat terbatas dan jauh dari kondisi ideal untuk membius pasien yang banyak.

Meski tim medis tersebut berhadapan dengan situasi yang sulit dan sumber daya yang terbatas, mereka masih dapat menjalankan operasi untuk pasien, berkat kinerja yang luar biasa dari ahli anestesi. Dr. Potokar mengatakan bahwa pasien-pasien terus datang ke rumah sakit, banyak yang mengalami luka bakar, cedera yang parah dengan kerusakan saraf, dan cedera tulang.

Hal ini menunjukkan bahwa rumah sakit dalam situasi yang sangat sulit dan tertekan, kekurangan tenaga medis untuk merawat pasien dengan jumlah yang terus berdatangan.

Israel telah mendorong warga sipil di Gaza utara untuk melakukan perjalanan ke selatan karena mereka terus melakukan operasi darat setelah serangan pada tanggal 7 Oktober. Namun, pengeboman terus berlanjut di wilayah selatan.

Serangan Israel ditujukan di Kota Gaza sebelah utara, sementara pasukan darat bertempur melawan pejuang Hamas di dekat rumah sakit terbesar Gaza. Pejabat bidang kesehatan melaporkan bahwa paramedis, pasien, dan orang-orang yang mengungsi, terjebak di Rumah Sakit al Shifa tanpa listrik dan persediaan yang semakin berkurang.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore