![Rumah Sakit Al-Shifa, fasilitas medis terbesar di Gaza [Doc.Doaa Rouqa/Reuters] - Image](https://cdn-assets.jawapos.com/images/1/2023/11/10/2023-11-08T164345Z_19231414_RC2294ALDD2W_RTRMADP_3_ISRAL-PALESTINIANS-GAZA-HOSPITAL-SHIFA-1-1699576493-1945027375.jpg)
Rumah Sakit Al-Shifa, fasilitas medis terbesar di Gaza [Doc.Doaa Rouqa/Reuters]
JawaPos.com - Israel kini mulai memblokade Rumah Sakit terbesar yang ada di Gaza.
Rumah sakit itu merupakan tempat ribuan orang terluka dan terlantar. Mereka terjebak di tengah pengeboman intensif Israel.
Namun, pada Sabtu pagi pasukan Israel telah berhasil mengepung Rumah Sakit al-Shifa.
Mereka mencegah ambulance memasuki atau meninggalkan fasilitas tersebut, padahal kondisi saat ini persediaan medis dan makanan semakin menipis.
Menurut pantauan Al Jazeera, bahwa para pasukan Israel menyerang dan menghancurkan gerbang depan komplek medis utama di Jalur Gaza.
Para pengungsi mulai terjebak oleh pasukan Israel yang mengelilingi tempat tersebut.
Direktur Al-Shifa Muhammad Abu Salmiya mengatakan bahwa para medis tidak akan pernah meninggalkan pasiennya.
Tim medis telah berjanji untuk menemani pasien hingga saat terakhir.
“Kami tidak akan pergi, karena kami tahu jika kami meninggalkan rumah sakit, puluhan pasien akan meninggal,” kata Abu Salmiya.
Serangan yang makin memanas terjadi setelah serangan Israel terhadap Rumah Sakit al-Shifa pada Jumat pagi.
Akibat serangan itu telah menewaskan sedikitnya 13 orang dan sebagian orang terluka.
Para pejabat kesehatan mengatakan pada Jumat malam bahwa tank-tank Israel mendekati setidaknya empat rumah sakit di Gaza utara dari segala arah.
Ketika serangan meningkat pada Jumat malam, Marwan Jilani, Direktur Jenderal Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina, mengutuk Israel karena menyerang rumah sakit di Dewan Keamanan PBB di New York.
Dia mengatakan bahwa banyak orang yang telah kehilangan tempat tinggal, dan saat ini di rumah sakit pun banyak yang tertembak.
“Mereka bertanya, Apa yang bisa kami lakukan? Kemana kita bisa pergi?' Ribuan nyawa tak berdosa berada di bawah ancaman,”serunya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
