Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 November 2023 | 18.28 WIB

Jeda Perang Gaza dan Keseimbangan Kekuatan di Timur Tengah, Tantangan Terkini bagi Diplomasi AS

Amerika Serikat menganggap Israel sebagai sekutu terdekatnya di Timur Tengah. (Instagram (@joebiden) - Image

Amerika Serikat menganggap Israel sebagai sekutu terdekatnya di Timur Tengah. (Instagram (@joebiden)

JawaPos.com- Presiden Joe Biden mengumumkan bahwa Israel telah menyetujui "jeda" kemanusiaan dalam serangannya terhadap Hamas di Gaza.

Pengumuman tersebut terjadi setelah Israel mendapat tekanan dari Amerika Serikat.

Biden menyebut langkah ini sebagai 'langkah ke arah yang benar' yang diharapkan dapat memberikan bantuan lebih lanjut ke daerah yang terkena dampak.

Dilansir dari aljazeera.com pada Sabtu (11/11), Gedung Putih menyatakan akan ada jeda setiap hari selama empat jam di Gaza utara, peringatan akan diberikan tiga jam sebelumnya.

Keputusan ini dianggap sebagai "jeda taktis lokal untuk bantuan kemanusiaan," pernyataan tersebut menandai upaya AS untuk berperan sebagai mediator dalam konflik tersebut.

Biden telah lama mendorong Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menghentikan pertempuran lebih lama.

Hal ini terjadi setelah lebih dari sebulan perang yang dipicu oleh serangan Hamas pada 7 Oktober.

"Selama berminggu-minggu, saya telah berbicara dengan para pemimpin Israel tentang pentingnya jeda kemanusiaan," kata Biden.

Menekankan urgensi perlunya memberikan kesempatan bagi warga sipil untuk meninggalkan wilayah yang bermusuhan di Gaza.

Meskipun pengumuman ini membawa harapan akan penurunan gejolak konflik, Biden menegaskan bahwa gencatan senjata yang lebih lama tidak mungkin terjadi saat ini.

Ini menciptakan ketegangan, terutama di tengah seruan internasional untuk mengakhiri pertempuran.

Sementara Biden menekankan kebutuhan akan jeda kemanusiaan, dia juga menyoroti tantangan dan kompleksitas kebijakan AS di Timur Tengah.

Selama beberapa dekade terakhir, AS telah berusaha menjaga keseimbangan antara dukungan terhadap Israel.

Israel merupakan mitra strategis tradisional di kawasan tersebut, akan tetapi di sisi lain, hubungan dengan mitra Arab dan Iran juga menjadi fokus penting.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore