
Tentara Israel berjalan melewati reruntuhan, di tengah invasi darat yang sedang berlangsung terhadap kelompok Islam Palestina Hamas di Jalur Gaza utara, 8 November 2023. (REUTERS/Ronen Zvulun)
JawaPos.com – Satu bulan sudah konflik peperangan antara Israel dan Hamas. Kedua belah pihak pun tampak belum ingin melakukan gencatan senjata.
Sementara itu, situasi di Gaza kini semakin kacau setelah pasukan Israel mengepung seluruh sudut kota tersebut.
Dalam informasi terbaru yang dilansir dari Antara.com, diketahui bahwa tentara Israel dan militan Hamas tampak bertempur dalam jarak dekat di Kota Gaza pada Rabu (8/11).
Perang jarak dekat itu menyebabkan ribuan warga sipil melarikan diri ke selatan agar tidak terjebak di jantung konflik.
Pada Rabu (8/11) sayap bersenjata Hamas merilis sebuah video pertempuran IDF-Hamas di jalanan yang intens di antara gedung-gedung yang dibom di Kota Gaza.
Menurut salah satu sumber, tank-tank Israel mendapat perlawanan sengit dari pejuang Hamas yang menggunakan terowongan bawah tanah untuk melakukan penyergapan.
Seorang komandan Hamas di pengasingan, Saleh al-Arouri mengatakan kepada TV Al-Aqsa yang berafiliasi dengan Hamas bahwa tentara Israel mungkin menguasai beberapa wilayah di Gaza. Namun, hal itu tidak akan menghentikan perjuangan perlawanan melawan tentara dan tank.
“Semakin banyak (Israel) menyebar dan memperluas wilayahnya, maka akan semakin besar kerugiannya,” tambahnya
Sementara itu, Kepala juru bicara militer Israel, Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan bahwa para insinyur tempur menggunakan bahan peledak untuk menghancurkan jaringan terowongan Hamas yang membentang ratusan kilometer di bawah Gaza.
Dia juga mengungkapkan bahwa sejauh ini pihaknya telah menghancurkan sebanyak 130 terowongan Hamas.
Pada Rabu (8/11) saat perang memasuki bulan kedua, pasukan Israel membawa wartawan asing untuk masuk ke pinggiran Kota Gaza untuk melihat pemandangan bangunan yang hancur dan luluh lantak akibat pertempuran.
Israel menyalahkan Hamas atas kematian warga sipil di Gaza, dengan mengatakan bahwa Hamas menggunakan warga Gaza sebagai tameng manusia dan menyembunyikan pusat senjata dan operasi di daerah pemukiman.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
