Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 November 2023 | 13.35 WIB

Perjuangan Hamas Menghalangi Pergerakan Pasukan Israel yang Sudah Mendekati Pusat Populasi di Kota Gaza

Warga Palestina tengah mencari korban dalam reruntuhan akibat serangan Israel. (Anas Al-Shareef/REUTERS) - Image

Warga Palestina tengah mencari korban dalam reruntuhan akibat serangan Israel. (Anas Al-Shareef/REUTERS)

JawaPos.com - Pasukan Israel hingga saat ini, hari Jumat (3/11), terus mendesak maju menuju pusat kota.

Mereka mengklaim sudah mengepung Kota Gaza pada kamis malam waktu setempat.

Namun, pergerakan mereka tertahan karena mendapat perlawanan sengit dari milisi Hamas.

Baku tembak terjadi antara pejuang Hamas dan pasukan Israel yang coba merangsek masuk ke pusat Kota Gaza.

Milisi Hamas menahan pasukan Israel dengan menembakkan mortir dan menyerang dari terowongan dengan taktik gerilyanya, serang dengan cepat lalu menghilang dalam sekejap.

Perang terus meluas dan semakin mencekam, hingga kini sudah mendekati pusat populasi utama Jalur Gaza di Bagian Utara, tempat milisi Hamas bermarkas.

Israel telah memberi peringatan kepada warga untuk segera meninggalkan wilayah tersebut karena mereka bersumpah untuk menyingkirkan kelompok Hamas dan tidak akan ada gencatan senjata untuk saat ini.

Dilansir dari laman Reuters, pejuang Hamas dan sekutunya, Jihad Islam, terus memberikan perlawanan yang sengit untuk melawan pasukan zionis.

Mereka muncul dari dalam terowongan untuk menembaki tank Israel yang sudah berada di gerbang Kota Gaza.

Lalu seketika menghilang kembali ke dalam jaringannya setelah melancarkan serangan, begitu cara mereka memberi perlawanan.

Warga yang tinggal di wilayah tersebut, dan juga video dari kedua kelompok, yaitu Hamas dan Jihad Islam menunjukkan, bahwa mereka sedang dalam mode perang gerilya untuk melawan pasukan Israel yang kekuatannya jauh lebih besar.

"Mereka (Israel) tidak akan berhenti mengebom Kota Gaza sepanjang malam, rumah tidak pernah berhenti berguncang," ujar seorang pria yang tinggal di sana, dikutip dari Reuters.

"Tetapi di pagi hari, kami menemukan pasukan Israel masih berada di luar kota Gaza, di pinggiran, dan itu tandanya perlawanan Hamas lebih besar dari yang mereka perkirakan," tambahnya.

Perwira Israel pun akui mengalami kesulitan dalam pertempuran di lingkungan kota.

Sehingga, memusatkan kekuatan di Jalur Gaza Utara, saat ini menjadi pilihan bagi pasukan zionis, daripada menyerang dari seluruh wilayah.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore