Potret Mantan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon dikonferensi pers pada 21 November 2005 di Yerussalem, Israel.
JawaPos.com - Sosok Ariel Sharon atau bernama asli Ariel Scheinerman merupakan, Jenderal, politikus dan juga mantan Perdana Menteri Israel.
Ariel Sharon diketahui lahir pada 26 Februari 1928 dari orangtua imigran Yahudi asal Rusia dan meninggal pada 2014, di usia 85 tahun.
Diakhir masa jabatanya, Ariel Sharon mengalami penderitaan yang luar biasa dalam kondisi koma selama 8 tahun di rumah sakit, akibat serangan stroke dan infeksi organ tubuh yang cukup parah pada tahun 2005.
Penyakit tersebut membuat tubuhnya rusak meskipun ajalnya belum tiba. Walaupun ditangani menggunakan peralatan medis canggih dan menghabiskan jumlah sangat besar untuk pengobatan, penyakit terus menggerogoti tubuhnya tanpa ada perbaikan.
Matanya terus terbuka, sementara tubuhnya tak berdaya. Sharon bahkan menghabiskan sekitar Rp4,25 triliun atau USD440 juta untuk pengobatan, berdasarkan data dari Komite Keuangan Knesset (Parlemen Israel).
Dilansir dari ABC News, Rabu (1/11), Ariel Sharon juga dikenal sebagai seorang politikus dan jenderal Israel, yang terlibat dalam konflik militer besar sepanjang karier militernya.
Sharon memulai karier militernya pada tahun 1948 dan terlibat dalam beberapa konflik militer besar, termasuk Perang Arab-Israel 1948, Perang Enam Hari 1967, dan Perang Yom Kippur 1973.
Ia dikenal sebagai tokoh yang kontroversial karena tindakan kerasnya terhadap rakyat Palestina.
Selain itu, ia juga terlibat dalam beberapa insiden kekerasan, termasuk pembantaian di kamp pengungsi Sabra dan Shatila di Lebanon Beirut Barat.
Pada tahun 1982, ia memimpin operasi untuk membantai pengungsi Palestina di kedua kamp tersebut, menyebabkan kematian sekitar 20.000 orang. Akibat aksi pembantaian ini, Ariel Sharon dijuluki sebagai "Tukang Jagal" Beirut.
Tindakan pembantaian ini mendapat kecaman dari masyarakat, dan sebuah komisi di Israel mengkritiknya karena secara tidak langsung bertanggung jawab atas peristiwa tersebut, dan ia diminta untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Pertahanan pada saat itu.
Dirinya menjabat sebagai Menteri Pertahanan Israel selama beberapa periode dan kemudian menjadi Perdana Menteri Israel dari tahun 2001 hingga 2006.
Pada tahun 2005, Sharon memimpin rencana penarikan Israel dari Jalur Gaza, yang memicu protes dari kelompok-kelompok garis keras di Israel.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
