
Epa Photo, Rumah Sakit Al Quds di Kota Gaza, Palestina
JawaPos.com - Militer Israel atau IDF meningkatkan pengeboman dengan menyasar 450 sasaran.
Parade pengeboman Israel menyasar sekitar wilayah sekitar rumah sakit Al Quds, yang sebelumnya secara brutal menghantam rumah sakit Baptis Gaza.
Laporan dari Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) mengatakan menjelaskan, sejak Minggu pagi, serangan Israel menargetkan daerah yang hanya berjarak 50 meter dari rumah sakit.
Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) mengatakan, "Tentara Israel sengaja terus meluncurkan roket langsung di dekat RS Al Quds dengan maksud memaksa staf medis, pengungsi, dan pasien untuk dievakuasi dari rumah sakit."
Serangan pada Minggu pagi lalu menyebabkan wilayah RS Al Quds terguncang dan membuat pasien, staf medis, dan pengungsi menghirup asap.
Rumah sakit Al Quds menampung sekitar 14.000 warga Palestina yang sebagian besar adalah anak-anak dan perempuan bersama personel PRCS dan ambulans.
Menanggapi ini WHO sebagai organisasi kesehatan dunia mengatakan, "Laporan yang menunjukkan ancaman untuk mengevakuasi RS Al Quds di Gaza menimbulkan kekhawatiran yang mendalam."
Selain itu rumah sakit di seluruh Gaza telah mencapai titik maksimum dan penuh sesak dengan hampir menampung sekitar 1,4 juta orang.
Ribuan warga Palestina terpaksa berlindung di rumah sakit.
Direktur WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan, "Tidak mungkin mengevakuasi rumah sakit yang penuh pasien tanpa membahayakan nyawa mereka."
Lebih lanjut Tedros Adhanom Ghebreyesus menekankan, "Di bawah hukum humaniter internasional pelayanan kesehatan harus selalu dilindungi."
PRCS melaporkan bahwa para pasien hidup dalam kegelisahan dan ketakutan akibat ancaman dari serangan Israel untuk melakukan pengeboman rumah sakit.
Bagi warga di Gaza rumah sakit dianggap tempat paling aman untuk mencari perlindungan.
Sementara pengeboman Israel terus berlanjut dan meningkatkan serangan melalui operasi darat usai menolak gencatan senjata.
Situasi di Gaza semakin suram dan memerlukan intervensi kemanusiaan dan solidaritas internasional untuk mencapai gencatan senjata.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
