Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Oktober 2023 | 23.27 WIB

PM Kanada Beda dengan Biden, Pilih Enggan Tunjuk Pihak yang Serang Rumah Sakit di Gaza

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau memberi keterangan pers dan menjawab pertanyaan sejumlah jurnalis Indonesia dan asing selepas menghadiri rangkaian KTT G20 di Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu (16/11/2022). ANTARA/Genta Tenri Mawangi - Image

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau memberi keterangan pers dan menjawab pertanyaan sejumlah jurnalis Indonesia dan asing selepas menghadiri rangkaian KTT G20 di Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu (16/11/2022). ANTARA/Genta Tenri Mawangi

JawaPos.com - Kanada tidak bisa menyimpulkan pihak yang bertanggung jawab dalam serangan terhadap rumah sakit di Gaza dan menewaskan serta melukai ratusan warga Palestina. Hal ini disampaikan oleh Perdana Menteri Justin Trudeau pada Jumat (20/10).

Presiden Amerika Serikat Joe Biden sebelumnya mengatakan ada pihak lain dari organisasi Palestina lain, bertanggung jawab atas serangan mematikan di rumah sakit Gaza itu.

Berbeda dengan Biden, Trudeau menyimpulkan belum ada bukti yang kuat untuk memastikan kebenaran tersebut. "Kami bekerja sama dengan para sekutu untuk menentukan apa yang sebenarnya terjadi," kata Trudeau saat konferensi pers di Ottawa bersama para pemimpin Karibia yang sedang menghadiri pertemuan KTT kawasan itu.

Israel dan Hamas saling tuding atas ledakan di sebuah rumah sakit di Gaza pada 17 Oktober yang menewaskan sekitar 300-500 orang.

"Kami sudah melihat sejumlah bukti awal, tetapi kami akan terus bekerja sama dengan sekutu-sekutu kami secepat mungkin sebelum mencapai kesimpulan yang tegas dan final," kata Trudeau.

Trudeau mengatakan banyak komunitas Kanada yang kehilangan teman dan keluarga mereka dalam ledakan tersebut. Oleh karena itu, dia ingin memastikan secara hati-hati siapa yang bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

Sebelumnya, Asosiasi Kebudayaan Palestina di Kanada mengatakan pekan ini bahwa sejumlah warga Edmonton di Provinsi Alberta kehilangan puluhan keluarga akibat bencana tersebut.

Hamas mengatakan kehancuran di rumah sakit di Gaza terjadi karena serangan udara Israel. Sementara Israel menuding roket salah sasaran yang diluncurkan Jihad Islam sebagai penyebabnya.

Kanada bukan satu-satunya negara yang enggan menyebutkan pihak mana yang melancarkan serangan tersebut. Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak sebelumnya juga menyatakan tidak akan terburu-buru mengambil keputusan dan seperti Kanada, Inggris juga mengatakan sedang bekerja sama dengan sekutu-sekutunya guna mengungkap kebenaran.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore