Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Oktober 2023 | 17.13 WIB

Presiden Rusia Kecam Israel Gunakan Taktik Nazi Jerman Dalam Pertempuran di Gaza

Peta peperangan Israel-Hamas tahun 2023. - Image

Peta peperangan Israel-Hamas tahun 2023.

JawaPos.com - Presiden Rusia, Vladimir Putin memperingatkan Israel agar tidak melakukan pengepungan total terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Apalagi dengan taktik sama seperti yang dilakukan Nazi Jerman pimpinan Hitler saat mengepung Leningrad di Perang Dunia II.

Menurut Vladimir Putin serangan darat Israel ke Gaza akan menyebabkan jumlah korban sipil yang benar-benar tidak dapat diterima oleh dunia Internasional terkait kemanusiaan.

Ia juga menyatakan bahwa Israel telah menjadi sasaran yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh pasukan Hamas.

Namun menurutnya serangan balik yang dilakukan Israel sungguh tidak berperikemanusiaan dengan metode kejam strategi ala Nazi.

"Dalam pandangan saya, hal ini tidak dapat diterima. Lebih dari 2 juta orang tinggal di sana. Tidak semuanya mendukung Hamas, namun mereka semua harus menderita, termasuk perempuan dan anak-anak di Gaza. Tentu saja sulit bagi siapapun untuk menyetujui tindakan Israel terkait hal itu," kata Presiden Rusia, Vladimir Putin dilansir dari The Telegraph pada Senin (16/10).

Kritiknya terhadap Israel menjadi semakin tajam dengan mengacu pada pengepungan Leningrad pada tahun 1941-1944 dan perbandingan tersirat antara Israel dan Jerman dibawah komando Hitler yang berpotensi menimbulkan kebencian di dalam Israel.

Dengan serangan mendadak yang dilakukan Hamas, menang Israel mempunyai hak untuk membela diri.

Namun serangan yang dilancarkan sungguh terlalu kejam menurut Presiden Rusia itu.

Dia berbicara setelah militer Israel memerintahkan seluruh warga sipil Kota Gaza utara yang berjumlah lebih dari 1 juta orang untuk pindah ke selatan dalam waktu 24 jam.

Militer Israel mengerahkan tank untuk menggusur dan melakukan invasi darat sebagai tanggapan terhadap serangan Hamas yang menghancurkan pada hari Sabtu (7/10) kemarin.

Serangan darat akan menimbulkan konsekuensi serius bagi semua pihak.

"Dan yang paling penting, jatuhnya korban sipil benar-benar tidak dapat diterima. Sekarang hal utama adalah menghentikan pertumpahan darah," ujar Vladimir Putin.

Atas tindakan Israel, Presiden Rusia itu mengajak berunding pimpinan Timur Tengah dan mengatakan bahwa Moskow siap berkoordinasi dengan mitra konstruksi.

Vladimir Putin mengatakan kunci penyelesaian konflik yang tidak ada habisnya ini adalah pembentukan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem timur sebagai ibukotanya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore