
Pyo Yerim, korban bully yang disebut versi nyata The Glory ditemukan meninggal dunia / Sumber Naver.com
JawaPos.com – Pyo Yerim, korban bullying selama 12 tahun di masa sekolah yang disebut sebagai versi nyata dari drama ‘Glory’ ditemukan meninggal dunia pada (10/10).
Pada pukul 12.57 waktu Korea, kepolisian menerima laporan bahwa ada seorang wanita yang terjatuh ke Seongjigok Reservoir.
Setelah dilakukan pencarian, polisi dan pemadam kebakaran menemukan wanita tersebut sekitar pukul 16.20 saat mencari di bawah air dari lokasi lompatan dan langsung membawanya ke rumah sakit namun dia mengalami serangan jantung.
Setelah dicari identitas dari wanita tersebut, pihak berwajib lalu memastikan bahwa dia adalah Pyo Yerim.
Pyo Yerim sempat menjadi topik hangat di Korea Selatan karena memutuskan untuk speak up atas pembulian yang dialaminya selama masa sekolah di Uiryeong, provinsi Gyeongsang Selatan.
Kasus tersebut naik tak lama setelah drama ‘The Glory’ rilis.
Dia memang mengaku mendapat inspirasi untuk meraih keadilan setelah menonton drama yang rilis pada awal 2023 itu.
Pyo Yerim tidak ingin dirinya menyesal di masa tuanya karena memendam rasa sakit yang ia terima selama bertahun-tahun. Terlebih, saat dirinya mengetahui bahwa para pelaku yang membully dia dulu saat ini hidup dengan nyaman.
Pyo Yerim menceritakan apa saja yang dialami selama di sekolah. Kisahnya bahkan ditayangkan di beberapa program televisi nasional Korea.
Tindakan bully yang diterima Pyo Yerim terbilang sangat keji, dia sangat sering mendapat serangan fisik seperti dipukul, ditendang dan pelaku juga memasukkan paku payung ke dalam sepatu Pyo Yerim.
Pengalaman itu membuat Yerim memiliki masalah dengan kesehatan mentalnya dan harus bolak-balik ke psikolog untuk mengatasi trauma tersebut.
Banyak netizen geram dan ikut merasa sedih atas apa yang telah dialami Yerim, apalagi dirinya tidak pernah mendapat pembelaan dari pihak sekolah karena para guru justru terkesan membiarkan tindakan tersebut.
Terus berlanjut dan dibahas, identitas para pelaku pun akhirnya terungkap ke publik namun mereka menolak untuk mengakui dan meminta maaf atas perbuatannya di masa lalu.
Bahkan, para pelaku berkata Pyo Yerim berbohong soal tindakan bully yang dilakukan mereka.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
