Daerah terdampak banjir di Himalaya.
JawaPos.com – Hujan lebat dan debit air yang meningkat, sebabkan danau glasial Himalaya di timur laut India meluap.
Akibat debit air meningkat dan menyebabkan banjir, danau glasial Himalaya disebut telah menewaskan setidaknya 14 orang.
Kemudian, 102 orang dilaporkan menghilang pada Kamis (5/10). Luapan banjir danau glasial Himalaya tersebut menjadi bencana terburuk dalam lima dekade terakhir.
Selain Danau glasial Himalaya, Danau Lhonak di negara bagian Sikkim juga meluap pada hari Rabu (4/10) dan menyebabkan banjir bandang yang berdampak pada lebih dari 22.000 orang.
Bencana ini merupakan peristiwa cuaca terbaru yang mematikan di Asia Selatan akibat perubahan iklim.
Dilansir dari Reuters, Kamis (5/10) Departemen cuaca Sikkim mengatakan curah hujan yang terjadi di wilayah tersebut sebesar 101 milimeter dalam lima hari pertama di bulan Oktober.
Curah hujan yang dua kali tingkat normal ini memicu banjir yang lebih buruk dari tahun 1968.
Banjir kali ini diperburuk oleh air yang keluar dari bendungan Teesta V milik NHPC. Pejabat setempat mengatakan empat gerbang bendungan telah tersapu air dan belum jelas mengapa gerbang bendungan tidak segera dibuka saat air mulai datang.
Hingga Kamis pagi, badan penanggulangan bencana mengatakan 26 orang mengalami luka-luka dan 102 orang dilaporkan hilang.
Sebelas jembatan penghubung tersapu air, sehingga menghambat proses penyelamatan dan diperparah dengan hujan lebat.
Pihak berwenang negara Bangladesh sudah bersiaga karena dewan pengembangan air negara tersebut telah memberi peringatan, lima distrik di bagian utara negara tersebut dapat terendam banjir akibat naiknya permukaan sungai Teesta yang mengalir dari hilir Sikkim Bangladesh.
Juru bicara pertahanan India mengatakan upaya penyelamatan terus dilakukan untuk menggali kendaraan yang terendam lumpur dan pencarian orang hilang dipusatkan di daerah hilir sungai Teesta.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
