Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Oktober 2023 | 23.45 WIB

Pasca Mengeklaim Bebas Flu Burung, Meksiko Kembali Laporkan Temukan Flu Burung pada Unggas Liar 

Ilustrasi flu burung.

JawaPos.com - Pasca menyatakan peternakan unggas di negara Meksiko bebas dari virus flu burung, kasus serupa kembali ditemukan.

Otoritas keamanan hewan Meksiko mengonfirmasi kasus pertama flu burung H5N1 pada unggas liar pada Rabu (4/10).

Sebuah kasus flu burung H5N1 ditemukan pada seekor bebek migran yang 'sehat secara klinis' di negara bagian Jalisco, kata badan keamanan hewan Senasica, yang merupakan bagian dari kementerian pertanian, dalam sebuah pernyataan.
 
Sebelumnya, pemerintah menyatakan dalam lembaran resminya bahwa negara tersebut bebas H5N1, hampir setahun setelah memulai kampanye vaksinasi burung di daerah berisiko tinggi untuk mencegah penyebarannya.
 
Senasica menekankan bahwa kasus H5N1 yang terkonfirmasi tidak menandakan berjangkitnya penyakit tersebut atau bertentangan dengan pernyataan tersebut, namun hal ini berarti para peternak unggas harus waspada untuk mencegah masuknya unggas liar yang terinfeksi.
 
Penetapan bebas H5N1 memfasilitasi penjualan unggas hidup, serta produk unggas dan produk sampingannya yang berasal dari Meksiko, menurut lembaran tersebut dilansir dari Reuters.
 
 
Oktober tahun lalu, Kementerian Pertanian melaporkan bahwa mereka telah mendeteksi virus tersebut di sebuah peternakan komersial yang memiliki 60.000 ekor burung di negara bagian Nuevo Leon, beberapa hari setelah memberi tahu Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (WHO) mengenai kasus pertama dari jenis virus yang serius ini.
 
Untuk menjamin Meksiko tetap bebas dari penyakit ini, pihaknya akan mempertahankan pengawasan epidemiologi, pengendalian pergerakan, dan prosedur keselamatan ketat lainnya, kata pemerintah.
 
Kasus Flu Burung global, telah menyebabkan pemusnahan jutaan burung atau unggas di Amerika dan Eropa.
 
Pada Mei, Brasil menetapkan darurat kesehatan hewan selama 180 hari setelah mendeteksi beberapa kasus, dan Ekuador mengonfirmasi adanya virus tersebut pada beberapa burung di Kepulauan Galapagos pada September.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore