Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Oktober 2023 | 20.24 WIB

Wabah Kutu Busuk Menyerang Kota Paris, Pemerintah Prancis Berjibaku Lakukan Kontra Hama

Kutu busuk sedang menempel di sofa transportasi lokal kota Paris./Dailymail.com - Image

Kutu busuk sedang menempel di sofa transportasi lokal kota Paris./Dailymail.com

JawaPos.com - Sebentar lagi kota Paris akan menjadi kota tersibuk di dunia, menyambut para turis yang datang dari seluruh dunia untuk bertanding, maupun berkunjung menyaksikan pesta olahraga Olimpiade.

Hanya tinggal beberapa bulan lagi, Paris harus menyiapkan kotanya menyambut ajang pesta olahraga dunia empat tahunan.

Dilansir dari The Guardian edisi Senin (2/9), kali ini pemerintah Prancis harus kerja keras menyikapi wabah kutu busuk yang sedang melanda kota mode tersebut.

Sejak beberapa pekan lalu, para penumpang kereta cepat, dan transportasi lokal menemukan banyak kutu busuk ketika berada di dalam kabin kendaraan.

Bahkan beberapa traveller kereta lokal mengatakan, lebih baik berdiri, daripada harus duduk dengan ancaman hama.

Sama halnya temuan para penumpang pesawat di bandara Charles De Gaulle.

Mereka mengeluhkan kursi yang mereka duduki terdapat kutu busuk. Temuan beberapa penumpang tersebut lantas viral di media Sosial.

Menghadapi wabah yang menyerang sistem transportasi Paris, Menteri Perhubungan Prancis, Clément Beaune mengatakan, dirinya berjanji akan segera melakukan penanganan, dan pengendalian hama yang saat ini menyerang sistem transportasi kota Paris.

Beaune akan mengumpulkan para operator transportasi dan memberi penyuluhan, bagaimana cara membasmi serangga dan pencegahannya untuk melindungi para penumpang.

Namun saat ini serangan kutu busuk bukan hanya terhadap sistem transportasi, wabah tersebut sudah menyebar ke banyak apartemen dan hotel di kota Paris.

Bahkan, akhir – akhir ini ditemukan hama tersebut berada dalam bioskop.

Perusahaan Fumigasi, atau metode pengendalian hama menggunakan pestisida, mengungkapkan, tingkat permintaan service yang melonjak tinggi dalam beberapa pekan terakhir.

Warga kota dilaporkan harus mengeluarkan uang sebesar 500 Dollar per minggu untuk merawat rumah mereka.

Wakil Walikota Paris, Emmanuel Grégoire mengatakan “Tidak ada seorangpun yang aman, anda dapat menangkapnya dimana saja, dan membawa mereka pulang, anda tidak dapat mendeteksinya tepat waktu hingga mereka menyebar dan berkembang biak.”

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore