Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 1 Oktober 2023 | 03.38 WIB

Rusia pertimbangkan Kuota Ekspor BBM Untuk Atasi Kenaikan Harga

ilustrasi pipa gas alam, sumber foto: Dado Ruvic via Reuters - Image

ilustrasi pipa gas alam, sumber foto: Dado Ruvic via Reuters

JawaPos.com – Rusia sedang mempertimbangkan kuota ekspor bahan bakar minyak (BBM) ke luar negeri akibat kenaikan harga yang terus menerus meningkat.

Pemerintah mengatakan pada Kamis (28/9) di sebuah pertemuan manajer senior perusahaan minyak Rusia bahwa larangan ekspor bensin dan solar awalnya dapat menyebabkan jatuhnya harga bursa di komoditas.

Kremlin dan Kementerian Energi Rusia mengatakan pelarangan ekspor BBM yang diumumkan pada 21 September akan tetap diberlakukan sampai harga pasar dalam negeri stabil.

Para analis memperkirakan hal ini akan bertahan hingga musim panen di Rusia dan puncak permintaan akan berakhir dalam beberapa minggu kedepan.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (30/9) kuota ekspor BBM kemungkinan akan diberlakukan setelah larangan ekspor total dicabut.

Ide mengenai peraturan pasar BBM yang mirip dengan peraturan ekspor pupuk pertama kali diusulkan oleh Presiden Vladimir Putin pada pertemuan pemerintah pada Rabu (27/9).

Moskow memberlakukan kuota sementara pada beberapa ekspor pupuk pada akhir tahun 2021 untuk memastikan kuota domestik yang cukup, akan tetapi sejak saat itu kuota tersebut terus diperpanjang.

Harga BBM domestik Rusia awalnya turun di bursa komoditas lokal setelah adanya pelarangan ekspor, akan tetapi harga BBM tersebut perlahan naik setelah pelonggaran diumumkan pada akhir pekan.

Wakil perdana menteri, Alexander Novak mengatakan akibat larangan ekspor BBM terjadi penurunan harga di bursa domestik, penurunan harga ini akan diteruskan ke segmen grosir kecil dan eceran serta produsen pertanian.

Kenaikan harga tidak bisa diterima. Jika situasinya tidak berubah, langkah-langkah regulasi yang ketat akan diambil, sesuai dengan yang berlaku di pasar pupuk,” tutur Alexander Novak.

Dia juga mengatakan pada pertemuan dengan produsen minyak untuk segera mengambil tindakan guna menurunkan harga bahan bakar di stasiun pengisian dan perusahaan independen.

Penurunan harga bahan bakar eceran harus segera dilakukan untuk menstabilkan harga BBM di pasar.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore