
SALING MENGUATKAN: Pengungsi Ukraina memeluk seorang anak di stasiun kereta api Kota Przemysi, dekat perbatasan Ukraina-Polandia, kemarin. (22/3). (AFP)
JawaPos.com - Rusia secara sengaja telah menculik anak-anak Ukraina dengan dalih untuk menyelamatkan mereka dari perang. Akan tetapi, Rusia justru mencuci otak anak-anak Ukraina tersebut. Hal itu dikatakan jurnalis Al Jazeera Stephanie Vaessen.
Vaessen yang pernah meliput perang Rusia di Ukraina, menyebut saat ini masih ada ratusan anak-anak Ukraina yang ditahan di Rusia.
“Namun, beberapa dari mereka telah kembali ke Ukraina, berhasil kembali ke keluarga mereka, dan mereka jelas-jelas sepenuhnya telah dicuci otaknya,” ungkap Vaessen dalam sebuah diskusi yang diadakan oleh FPCI di Jakarta, Senin (25/9).
“Jadi mereka (anak-anak Ukraina) berada di pihak Rusia, dan mereka dipaksa untuk menjalani semacam pendidikan selama di Rusia,” sambung Vaessen.
Pada Maret lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan Presiden Rusia Vladimir Putin atas tuduhan kejahatan perang, terutama tindakan deportasi anak-anak dari Ukraina ke Rusia yang melanggar hukum. Komisioner hak-hak anak Rusia, Maria Lvova-Belova, juga menjadi target ICC karena bertanggung jawab atas kejahatan yang sama.
Rusia menyatakan bahwa pengambilan anak-anak Ukraina ke Rusia merupakan evakuasi dari zona perang yang sesuai dengan kewajiban hukum kemanusiaan internasional dan juga Konvensi Hak-Hak Anak. Moskow mengatakan programnya membawa anak-anak Ukraina ke wilayah Rusia adalah demi melindungi anak-anak yatim piatu dan anak-anak yang terlantar di zona konflik.
Sementara itu, Amerika Serikat menuding bahwa apa yang dilakukan Rusia adalah kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan.
Pemerintah Ukraina memperkirakan pihak berwenang Rusia telah mendeportasi paksa lebih dari 19.500 anak Ukraina sejak invasi Rusia di Ukraina pada 2022.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
