Presiden Turki Erdogan.
JawaPos.com - Presiden Turkiye, Recep Tayyip merasa terganggu dengan munculnya warna cerah yang disebut sebagai "Warna LGBT" di PBB, yang dirancang cerah.
Erdogan mengaku terganggu saat melihat warna LGBT saat dirinya memasuki gedung Majelis Umum PBB di hampir setiap sudut ruangan terdapat warna-warna cerah itu.
Pemerintahan presiden telah memperketat terhadap kebebasan LGBT. Menurut media Turkiye, Erdogan akan mendiskusikan hal tersebut dengan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Gutters.
"Salah satu masalah yang mengganggu saya adalah ketika memasuki Majelis Umum PBB, melihat warna LGBT di tangga dan tempat lain,” kata Erdogan.
"Berapa banyak LGBT yang ada di dunia saat ini? Berapapun besarnya, hak yang mereka miliki dalam langkah-langkah ini, mereka yang menentang LGBT juga mempunyai hak yang sama,” lanjutnya dikutip JawaPos.com dari Reuters Jumat (22/9).
Diketahui, Recep kerap menyebut anggota komunitas sebagai "sesat", khususnya untuk memperkuat retorikanya selama kampanye tahun ini.
Baca Juga: Mengenal Hubungan Israel dan Turki, Pasca Bertemunya PM Netanyahu dengan Erdogan untuk Kali Pertama
Namun, beberapa diplomat PBB berpendapat bahwa Erdogan mungkin telah menyalah artikan 17 warna berbeda yang terkait dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dan ditampilkan pada pertemuan puncak awal pekan ini dengan bendera pelangi Pride yang dianut secara internasional sebagai simbol komunitas LGBT+.
Tujuh belas tujuan pembangunan berkelanjutan, yang dirancang oleh para pemimpin dunia pada tahun 2015 dengan batas waktu tahun 2030, merupakan daftar hal-hal yang harus dilakukan secara global yaitu mencakup mengakhiri kelaparan dan kemiskinan ekstrem, memerangi perubahan iklim dan kesenjangan, serta mendorong kesetaraan gender.
Homoseksualitas bukanlah kejahatan di Turki, namun permusuhan terhadap homoseksualitas tersebar luas, dan tindakan keras polisi terhadap parade Pride semakin ketat selama bertahun-tahun.
Sebagai informasi, bendera pelangi diciptakan oleh Gilbert Baker pada tahun 1978 untuk merayakan anggota gerakan gay dan lesbian. Mulanya terdiri dari delapan garis berwarna yang ditumpuk satu sama lain untuk melambangkan pelangi - simbol harapan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
