
PBB sebut ada 1.200 anak meninggal akibat krisis kesehatan di Sudan. (reuters)
JawaPos.com - Panglima militer Sudan pada Kamis (21/8) meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menetapkan Rapid Support Forces (RSF) atau Pasukan Dukungan Cepat sebagai kelompok teroris, dikutip dari ANTARA.
Permintaan itu disampaikan sang panglima yang juga merupakan ketua Dewan Kedaulatan Sudan, Jenderal Abdel Fattah al-Burhan, ketika ia berpidato pada sidang ke-78 Majelis Umum PBB di New York.
"Saya mendesak (masyarakat internasional) untuk mempertimbangkan agar kelompok ini, RSF, dinyatakan sebagai teroris," kata Burhan.
Baca Juga: Empat Lagu Baru Jelang Rilis Film Petualangan Sherina 2, Nostalgia Bersama Jadi Balasan Jagoan
RSF, menurut Burhan, sudah merekrut ribuan tentara bayaran untuk bertempur bersama kelompok itu selama perang lima bulan di negara itu.
"Ini bisa menimbulkan konsekuensi serius di kawasan," ujarnya.
Burhan juga menuding beberapa negara di kawasan dan internasional mendukung RSF. Namun, ia tidak menyebutkan negara-negara yang dimaksud.
Baca Juga: TC Timnas Resmi Dibangun, Garuda Siap Berprestasi di Dunia
Ia menyiratkan keterbukaan militer Sudan untuk melakukan perundingan berupa dialog nasional antara partai-partai politik.
Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Dagalo, yang juga dikenal sebagai Hemedti, mengatakan, ia bersedia mengakhiri perang dan mencari penyelesaian damai.
Dalam pidato kepada PBB pada Kamis kemarin, Hemedti menuding pemerintah lama Presiden Omar al-Bashir memegang kendali militer Sudan.
Baca Juga: Tewas Dianiaya Rekan Satu Sel, Tahanan Pencabulan Anak Kandung Sempat Disundut Rokok Pada Bagian Kelamin
Ia juga menuduh bahwa kelompok-kelompok garis keras sedang berperang bersama Angkatan Bersenjata Sudan untuk mengembalikan kekuasaan pemerintah lama.
Sejak perang mulai berlangsung di Sudan pada April tahun ini, sudah lebih dari empat juta orang yang mengungsi dan ribuan orang tewas.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
