Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 September 2023 | 00.20 WIB

6 Mahasiswa Dikeluarkan dari Universitas Usai Bikin Selebrasi 'Nyeleneh', Videonya Viral Jadi Bulan-bulanan

Bikin seleberasi nyeleneh, 6 mahasiswa dikeluarkan dari kampus. (nypost.com)

JawaPos.com - Kabar mengenai 6 mahasiswa dikeluarkan dari kampus akibat video 'Nyeleneh' ramai jadi perbincangan. 

Universitas Sao Camilo, diketahui telah mengeluarkan 6 mahasiswa setelah rekaman video tak pantas mereka viral.

Dilansir dari New York Times, Kamis (21/9), video viral dan kabar tidak menyenangkan ini terjadi di Sao Paulo, Brazil.
 
Dalam video tersebut terlihat para mahasiswa dari tim futsal duduk di pinggir lapangan menonton tim bola voli wanita dengan celana yang berada mata kaki mereka.
 
Setelah tim memenangkan kejuaraan bola voli di Universitas Sao Camilo, para mahasiswa menyerbu lapangan dan melakukan selebrasi masturbasi bersama.
 
Sekelompok siswa yang setengah telanjang, tampak berparade mengelilingi gym sambil menyentuh alat kelamin mereka, sementara mereka yang berada di tribun melihatnya dengan jijik.
 
Saat ini, Universitas Sao Camilo mengkonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi pada bulan April, usai rekaman momen tersebut kembali viral pada akhir pekan lalu.
 
 
Universitas Sao Camilo mengumumkan bahwa enam mahasiswa telah dikeluarkan minggu ini, namun tidak menyebutkan nama mereka, seperti yang dikutip dari New York Post.
 
"Unisa, sebuah institusi dengan sejarah lebih dari 55 tahun, dengan tegas menolak perilaku seperti ini, yang sangat bertentangan dengan sejarah dan nilai-nilainya," kata pihak universitas dalam sebuah pernyataan.
 
Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva ditanyai tentang rekaman dan insiden tersebut menjelang pertemuan PBB di New York.
 
"Sebuah kejadian yang menjijikkan dan tidak bisa diterima, perilaku anak-anak muda yang berada di universitas, yang berniat untuk menjadi dokter dan merawat orang," kata sang Presiden kepada wartawan.
 
"Saya dengan keras menolak apa yang terjadi. Tidak dapat diterima, jika dokter masa depan bertindak dengan tidak menghormati perempuan dan kesopanan."
 
Kementerian Wanita Brasil mengecam adegan menjijikkan yang terjadi, dan mengatakan bahwa momen seperti itu harus ditindak secara hukum.
 
 
"Mendobrak budaya misoginis yang sudah ada selama berabad-abad lamanya, merupakan tugas yang terus menerus dan membutuhkan pengamatan cermat terhadap semua jenis kekerasan berbasis gender," katanya dalam sebuah kesempatan.
 
"Sikap yang dilakukan oleh mahasiswa kedokteran di Unisa tidak akan pernah bisa dinormalisasi, mereka harus dilawan dengan ketegasan hukum."
 
Polisi Sipil Sao Paulo telah membuka investigasi atas insiden buruk tersebut.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore