Mahsa Amini sosok pejuang kebebasan hak perempuan di Iran.
JawaPos.com – Mahsa Amini ditangkap di Ibu Kota Iran Tehran karena diduga melanggar aturan negara terkait cara berpakaian untuk perempuan dan meninggal usai mengalami koma saat ditahan pada 16 September tahun lalu.
Kematian Mahsa Amini tersebut menimbulkan reaksi keras dari masyarakat Iran dan memicu terjadinya gelombang besar demonstrasi.
Gelombang demonstrasi dimulai terjadi di Kurdistan asal provinsi Mahsa Amini yang kemudian menyebar ke 31 provinsi Iran.
Puluhan warga diyakini telah terbunuh dan sebagian lainnya ditangkap oleh aparat keamanan.
Hari ini (16/9), menjadi momentum peringatan satu tahun kematian perempuan berumur 22 tahun itu.
Mahsa Amini telah menjadi simbol bagi perempuan dan perjuangan atas hak-hak kebebasan di Iran.
Baca Juga: Arab Saudi dan Iran Kian Mesra, Raja Salman dan Pangeran MBS Dapat Surat dari Presiden Ebrahim Raisi
Isu mengenai jilbab dan hak-hak perempuan selalu menjadi perhatian utama demonstrasi yang terjadi di luar maupun dalam Iran.
Banyak perempuan Iran yang telah berubah cara berpakaiannya dengan tidak mengenakan jilbab.
Tetapi, peraturan negara mewajibkan perempuan memakai jilbab sejak Revolusi Iran pada 1979 sesuai dengan hukum dan ajaran agama.
Kini, pemerintah menggunakan kamera pintar untuk mengawasi dan mendeteksi pelanggaran di tempat umum maupun pada saat berkendara.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
