Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 Agustus 2023 | 17.13 WIB

Barang-barang Antik dan Berharga British Museum Dicuri, Direktur Utamanya Mengundurkan Diri  

Direktur British Museum, Hartwig Fischer. (Reuters)

JawaPos.com - Direktur British Museum, Hartwig Fischer mengundurkan diri pada Jumat (25/8), di tengah proses penyelidikan terhadap ratusan benda museum yang hilang akibat dicuri. Barang museum yang hilang di British Museum meliputi perhiasan emas, permata semi mulia dan barang antik yang berasal pada abad ke 15 sebelum masehi.

"Terbukti bahwa British Museum tidak merespons secara komprehensif sebagaimana mestinya dalam menanggapi peringatan pada tahun 2021, dan terhadap masalah yang kini telah muncul sepenuhnya," kata Hartwig Fischer dalam sebuah pernyataan dikutip dari Al Jazeera pada Minggu (27/8)

"Tanggung jawab atas kesalahan pencurian ini pada akhirnya harus berada di tangan Direktur Museum," tambahnya.

Selain pengunduran diri Fischer, pihak Museum terlebih dahulu memecat seorang anggota staff dan mengatakan bakal ada tindakan hukum yang akan diambil terhadap pegawai tersebut.

Polisi Metropolitan London pun tengah melakukan penyeldikan atas kejadian pencurian barang antik di museum ini. Selain itu pihak museum telah memerintahkan peninjauan independen terhadap keamanan serta program yang intens untuk memulihkan barang-barang yang hilang.

Dikutip dari Reuters, British Museum memiliki usia bangunan lebih dari 264 tahun dan merupakan objek wisata utama di London, Inggris. Menariknya wisatawan asing di luar Inggris selalu mampir ke Museum ini untuk berkunjung dan berwisata hingga menjadi salah satu destinasi wisata favorit turis.

Museum ini juga memiliki kontroversi karena mereka menolak kritikan dari komunitas di seluruh dunia untuk mengembalikan barang bersejarah yang diperoleh selama era kerajaan Inggris berkuasa. Perselisihan yang paling terkenal adalah ukiran marmer dari Parthenon di Yunani dan perunggu Benin dari Afrika Barat.

Adapun pengunduran diri Direktur Utama British Museum, Hartwig Fischer itu termasuk sebagai permintaan maaf kepada pelapor yang merupakan sejarawan dan pedagang seni Inggris-Denmark, Ittai Gradel.

Bahkan Gradel mencurigai barang-barang yang dicuri di British Museum kemungkinan besar dijual lagi di situs belanja, eBay.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore