Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 Agustus 2023 | 17.03 WIB

Ketika Alumni UPH Datang dengan Peta Masa Depan

Para alumni UPH hadir di tengah-tengah mahasiswa baru untuk berbagi cerita dan menebar semangat belajar demi sukses. - Image

Para alumni UPH hadir di tengah-tengah mahasiswa baru untuk berbagi cerita dan menebar semangat belajar demi sukses.

JawaPos.com - Keberadaan alumni yang sukses dalam hal pendidikan dan karir sangat penting untuk datang kembali ke universitas tempat mereka menimba ilmu dulu. Tujuannya, untuk berbagi pengalaman dengan para mahasiswa agar mereka dapat memberikan peta masa depan.

Hal itulah yang terjadi di Universitas Pelita Harapan (UPH) Karawaci Tangerang. Sejumlah alumni UPH yang datang berbagi dengan para mahasiswa baru, mengenai apa saja yang mereka lakukan selama kuliah dulu yang kemudian menunjang karier mereka ketika bekerja usai dinyatakan lulus.

Sejumlah alumni UPH yang berbagi pengalaman dengan para mahasiswa baru adalah Fadi Filip, dr. Vito Anggarini Damay, Andre Jonathan, dan Angeline Callista.

Menariknya, keempat alumni UPH tersebut kompak menyatakan pentingnya terlibat dalam aktivitas organisasi selama masih menjadi mahasiswa. Mereka pun mengimbau para mahasiswa baru untuk terlibat dalam kegiatan baik di BEM, UKM, atau yang lainnya.

Bagi mereka, aktif di kampus membuat mereka justru merasakan berharga yang membawa dampak positif bagi masa depan. Mereka bisa belajar tentang seni kepemimpinan, cara berorganisasi, terlibat dalam rapat merencanakan kegiatan, hingga memupuk skill komunikasi dan bernegosiasi yang baik.

Fadi Filip yang sudah bekerja sebagai Managing Director PT Perupa Inspira Prakarsa, Head of Project Management Nara Synergy, hingga Brand Owner wktnybernyawa, meminta para mahasiswa untuk mengeksplore kemampuan mereka dan mau mencoba hal-hal baru selama masih menjadi mahasiswa. Dia pun meminta para mahasiswa baru untuk tidak takut melakukan kesalahan.

"Jadikan waktu semasa kuliah untuk banyak belajar, jangan takut salah. Kalau salah teman-teman sebaya yang menegur.Tapi kalau di tempat kerja melakukan salah, atasannya bukan teman-tema kita," katanya di kampus UPH kemarin (26/8).

Hal serupa diungkapkan Angeline Callista. Perempuan yang sempat bekerja di kantor PBB di Jakarta itu menyebut aktivitas yang dilakukan selama menjadi mahasiswa sangat berdampak positif ketika memasuki dunia kerja.

Angeline Callista mengaku skill memimpin rapat, melakukan perencanaan kegiatan, melakukan fundraising, sangat dirasakan manfaatnya ketika dia sudah bekerja.

"Ibaratnya selama jadi mahasiswa kita belajar mempersiapkan diri kita di dunia kerja," ujar perempuan yang sempat menjadi Miss UPH.

Di hadapan ribuan mahasiswa baru dari berbagai jurusan di UPH, Angeline meminta mereka untuk tidak terlalu mudah mengatakan 'ini bukan passion saya'. Dia justru mendorong mahasiswa lakukan dan coba hal-hal baru yang mungkin jauh dari passion atau pengalamannya selama ini.

"Apa yang kita lakukan sekarang akan berdampak ke masa depan kita. Apa yang kita lakukan hari ini membentuk kita di masa depan," katanya.

Andre Jonathan menyampaikan, penting sekali dalam setiap semester atau setiap satu tahun mahasiswa harus punya target prioritas dan diusahakan berbeda-beda di semester awal hingga semester akhir.

Skala prioritas ini membantu mahasiswa tidak kehilangan arah dan juga mempermudah melakukan manajemen waktu.

"Apakah di semester awal nilai harus bagus dulu, ikut satu atau dua organidasi. Terus semester berikutnya nanti berbeda lagi prioritasnya," katanya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore