Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 Juni 2020 | 19.14 WIB

Pose Trump Pegang Alkitab Saat Hadapi Demo George Floyd Tuai Kecaman

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Penampilan kontroversial Presiden Donald Trump di depan Gereja St. John dikecam sejumlah pihak. Hal itu menyusul tindakan polisi dan pasukan Garda Nasional membubarkan demonstran menggunakan gas air mata. Pose Trump di luar gereja pada Senin (1/6) menuai kontroversi setelah dia memegang Alkitab.

"Dia (Trump) menggunakan cara-cara kejam untuk meminta dikawal melintasi taman ke halaman gereja," ungkap Uskup Mariann Edgar Budde dari Keuskupan Episkopal Washington kepada NPR's Morning Edition.

Baca juga: Remaja Perekam Video Tewasnya George Floyd Alami Trauma dan Ketakutan

"Dia (Trump) mengangkat Alkitab setelah berbicara menggunakan pendekatan militer dalam menghadapi aksi unjuk rasa dan justru melukai bangsa kita," imbuh Uskup Budde.

Pose Trump memegang Alkitab dinilai hanyalah pencitraan. Bukan sedang berdoa. "Dia tidak berdoa," lanjut Uskup Budde. "Dia tidak menawarkan kata belasungkawa kepada mereka yang berduka. Dia tidak berusaha untuk menyatukan negara, tetapi dia menggunakan simbol dan ruang suci kita sebagai cara untuk memperkuat pesan yang bertentangan dengan segala sesuatu," imbuh Uskup Budde.

Seperti diketahui, stiap Presiden AS sejak James Madison telah mengunjungi Gereja St. John, yang dibuka pada tahun 1816 dan terletak di seberang taman dari Gedung Putih. Terlepas dari hubungan yang telah lama terjalin, Uskup Budde mengatakan keuskupannya tidak memiliki pemberitahuan akan kunjungan Trump pada Senin (1/6) itu.

Baca juga: Istri Polisi Pembunuh George Floyd Ternyata Pemenang Putri Kecantikan

"Tidak ada yang memberi tahu, tidak masuk akal bahwa itu akan memerlukan semacam otorisasi sebelum menggunakan gereja sebagai latar belakang dengan cara itu," kata Uskup Budde kepada Tom Gjelten, NPR, beberapa jam setelah kejadian.

Presiden Trump telah menggunakan Alkitab, dan gereja, sebagai alat bantu, atau hanya sebagai simbol. "Saya sangat marah karena dia merasa bahwa dia memiliki lisensi untuk melakukan itu, dan bahwa dia akan menyalahgunakan simbol suci kita dan ruang suci kita dengan cara itu," beber Uskup Budde.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=1yhsPJtUXe4

https://www.youtube.com/watch?v=ngF7O8kB56w

https://www.youtube.com/watch?v=B02o5AH0djc

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore