Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 Agustus 2023 | 20.34 WIB

Ancaman Peledakan Balai Kota Seoul Jelang Peringatan Hari Kemerdekaan Korsel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Balai Kota Seoul, Korea Selatan. - Image

Balai Kota Seoul, Korea Selatan.

JawaPos.com - Polisi sedang menyelidiki sebuah email yang mengancam akan meledakkan Balai Kota Seoul pada Hari Kemerdekaan tanggal 15 Agustus, demikian ungkap para pejabat pada hari Senin (14/8).
 
Menurut polisi, email tersebut menyatakan bahwa bom berkekuatan tinggi telah dipasang di beberapa titik di di sekitar Balai Kota Seoul, dengan jadwal peledakan pada pukul 15.34 KST hari Selasa (15/8). Email tersebut, dikirim dari sebuah akun yang beralamat di Jepang dan dikirimkan ke media lokal pada hari Minggu sore (13/8).
 
Email yang dikirim dalam tiga bahasa yaitu, Inggris, Jepang, dan Korea tersebut menyatakan, "Ada bom yang ditanam di beberapa tempat di sekitar Balai Kota Seoul. Secara khusus, ada bom yang telah ditanam di dalam toilet, jadi Anda harus mencarinya dengan hati-hati".
 
Seperti yang dikutip dari The Korea Herald, usai menerima ancaman, polisi dalam proses penyelidikan terhadap sang pengirim pesan. Mereka telah mencatat bahwa ancaman bom tersebut dikirim dengan cara yang mirip dengan pesan pada 7 dan 9 Agustus yang menargetkan pemimpin Partai Demokratik Korea, Lee Jae Myung.
 
Pada tanggal 7 Agustus, pejabat pemerintah kota Seoul menerima email yang mengancam akan ada bom yang meledak di Seoul jika Lee Jae Myung tidak dibunuh. Dua hari kemudian, laporan berupa email lain yang mengancam akan meledakkan Museum Nasional Korea, Kedutaan Besar Jepang di Korea, N Seoul Tower dan sekolah Jepang di Seoul diterima ke polisi.
 
Seperti yang sebelumnya, email terakhir dikirim atas nama Takahiro Karasawa seorang pengacara Jepang dan menyertakan informasi kontak serta alamat firma hukumnya. Email sebelumnya juga dikirim atas nama firma hukum Jepang, Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang.
 
Di Jepang sendiri, peningkatan serangan email penipuan yang dikirim dari akun milik pengacara dan firma hukum baru-baru ini terjadi. Polisi Korea Selatan telah meminta kerja sama dengan Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo, untuk mengidentifikasi para tersangka di balik kejahatan tersebut.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore