Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Februari 2020 | 08.30 WIB

4 Tentara Tiongkok Retas Equifax dan Buron, AS Lakukan Perburuan

WASHINGTON, DC - FEBRUARY 10: Attorney General William Barr participates in a press conference at the Department of Justice along with DOJ officials on February 10, 2020 in Washington, DC. Barr announced the indictment of four members of China - Image

WASHINGTON, DC - FEBRUARY 10: Attorney General William Barr participates in a press conference at the Department of Justice along with DOJ officials on February 10, 2020 in Washington, DC. Barr announced the indictment of four members of China

JawaPos.com – Tiongkok boleh saja mengelak, tetapi bukti berkata lebih banyak. Senin (10/2) Kejaksaan Agung Amerika Serikat (AS) telah mendakwa empat anggota militer Tiongkok sebagai pelaku peretasan Equifax pada 2017. Mereka adalah Wu Zhiyong, Wang Qian, Xu Ke, dan Liu Lei. Keempatnya merupakan anggota 54th Research Institute, Pasukan Pembebasan Rakyat (PLA). Hingga Selasa (11/2), keberadaan mereka tidak diketahui.

Dalam dokumen dakwaan, disebutkan bahwa pelaku berada di dalam sistem perusahaan selama beberapa pekan. Mereka meretas sistem keamanan, lantas mengambil data pribadi milik 147 rakyat AS di Equifax. Termasuk alamat beserta nama mereka.

Pelanggan di Kanada dan Inggris juga terdampak. Ada sembilan dakwaan yang menjerat para pelaku. Selain peretasan, ada dakwaan pencurian rahasia perdagangan. Termasuk desain pusat data dan kompilasi data.

’’Ini adalah salah satu pelanggaran data terbesar sepanjang sejarah,’’ ujar Jaksa Agung William Barr seperti dikutip BBC.

Photo

PARA BURON: Daftar nama, foto, dan tuduhan yang dialamatkan kepada empat tentara Tiongkok terkait kasus peretasan Equifax (AFP)

Equifax mengungkapkan bahwa peretasan tersebut terjadi antara pertengahan Mei hingga akhir Juli 2017. Untuk menyembunyikan lokasi, pelaku menggunakan 34 server di 20 negara. Karena itu, petugas membutuhkan waktu setahun untuk melacak.

Tiongkok tentu saja menampik tudingan tersebut. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang, Selasa (11/2) menegaskan bahwa pemerintah, militer, dan personel di dalamnya tidak pernah terlibat dalam peretasan itu.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore