
Pakistan memamerkan rudalnya yang bisa mengantarkan nuklir
JawaPos.com - Serangan udara yang belum pernah terjadi sebelumnya, rupanya terjadi antara Pakistan dan India. Serangan ini meningkatkan risiko perang antara dua kekuatan nuklir dunia tersebut.
India menyerang sebuah kamp teroris di dalam wilayah Pakistan. Pada hari berikutnya serangan balasan Pakistan terhadap wilayah Kashmir yang di bawah wewenang India, menandai pertama kalinya konflik memanas lagi dalam waktu 50 tahun.
"Tangga eskalasi antara dua tetangga bersenjata nuklir ini masih sangat curam," kata Shuja Nawaz dari Dewan Atlantik dilansir dari CNBC.
Mengingat senjata kedua belah pihak yang dapat diluncurkan dari udara dan semakin banyak pembicaraan tentang penggunaan senjata nuklir, Nawaz melihat risiko bahwa perang skala penuh, yang melibatkan puluhan senjata nuklir, dapat menelan anak benua dengan konsekuensi besar bagi seluruh wilayah dan dunia.
Untungnya, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menurunkan tingkat eskalasi kedua negara dengan segera melepaskan seorang pilot India yang telah ditangkap.
Pilot India bernama Abhinandan Varthaman menerima pujian di India atas sikap heroiknya. Ia disebut berusaha menghancurkan dokumen yang dimilikinya sebelum ditangkap oleh sekelompok penduduk desa Pakistan. Persenjataan nuklir kedua negara tetap saja menimbulkan bahaya baru.
Selain itu, pengerasan politik di India dan ketidakmampuan Pakistan untuk secara serius menghadapi kelompok-kelompok teroris yang beroperasi di wilayahnya, berkontribusi menimbulkan konflik, bahkan setelah pemilihan nasional India pada bulan April mendatang.
Oleh karena itu, sudah waktunya bagi mitra internasional kedua negara untuk mendesak mereka terlibat dalam pembicaraan untuk mengelola hubungan mereka dengan lebih baik. Dibutuhkan cara efektif untuk membantu Pakistan dalam deradikalisasi kelompok-kelompok militan yang masih ada di dalam perbatasannya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
