
Photo
JawaPos.Com - Untuk kali pertama, 1,1 juta siswa muslim di Kota New York bisa merayakan Iduladha dengan lega. Sebab, mereka mendapat jatah libur tepat di peringatan hari besar tersebut hari ini (24/9).
Momen itu merupakan terobosan penting yang pernah dilakukan distrik sekolah terbesar Amerika Serikat (AS) tersebut. “Ini kemenangan besar. Akhirnya, hari penting itu datang juga,” ungkap Linda Sarsour, aktivis New York sekaligus anggota Koalisi Libur Sekolah Muslim, Rabu (23/9).
Senada dengan ibu tiga anak itu, Imam Shamsi Ali yang memimpin Jamaica Muslim Center pun menyambut baik kebijakan pemerintah kota tersebut. Lewat cara itu, dia yakin muslim New York akan merasa menjadi bagian dari masyarakat.
Maret lalu Wali Kota Bill de Blasio telah mengumumkan keputusan pemkot tentang libur sekolah. Beberapa hari besar keagamaan yang sebelumnya bukan tanggal merah kini masuk agenda sekolah sebagai hari libur. Bermula dari libur Iduladha, komunitas muslim Kota Big Apple itu pun akan mendapatkan libur dua hari saat perayaan Idulfitri tahun depan.
Kebijakan tersebut bersifat wajib bagi sekitar 1.800 sekolah negeri di New York. Karena itu, seluruh sekolah negeri pun harus meliburkan siswa mereka pada perayaan Iduladha kali ini. “Di tengah santernya sentimen antimuslim seperti sekarang, (hari libur) ini menjadi pesan yang sangat penting tentang inklusi,” tegas Ibrahim Hooper, jubir Council on American-Islamic Relations (CAIR).
Sejak tragedi 11 September 2001 alias 9/11, sentimen antimuslim meningkat pesat di Negeri Paman Sam. Fenomena tersebut kian menjadi-jadi sejak militan Negara Islam atau Islamic State (IS) -yang lebih dikenal dengan sebutan ISIS- menebar teror di Iraq dan Syria. Maka, wajar jika kebijakan Blasio itu menuai banyak reaksi positif dari kalangan muslim. Bahkan, seluruh publik AS juga menyambut baik kebijakan tersebut.
Selain hari libur untuk umat Islam, Blasio menambahkan dua hari libur lain dalam kalender akademik sekolah-sekolah negeri di New York. Yakni, Yom Kippur yang merupakan hari paling suci bagi umat Yahudi dan Imlek yang diperingati masyarakat keturunan Tionghoa di AS. Dari New York, kebijakan itu diharapkan menular ke kota lain atau bahkan negara bagian lain di AS.(AFP/hep/c15/ami)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
