
Profesor Xiulin Ruan memegang sampel cat paling putih di dunia.
JawaPos.com - Inovasi menarik muncul dari Universitas Purdue, Amerika Serikat. Ilmuwan di sana berhasil menciptakan cat putih yang bila diaplikasikan dapat menurunkan suhu permukaan atap dan mendinginkan bangunan di bawahnya.
Hal ini dilakukan sebagai upaya mengurangi pemanasan global dan para insinyur Universitas Purdue telah menciptakan cat paling putih. Melapisi bangunan dengan cat ini dapat membantu mendinginkan dinding dan mengurangi kebutuhan air conditioner (AC).
Xiulin Ruan, seorang profesor teknik mesin, pada 2020 menciptakan cat putih yang memantulkan hingga 98 persen sinar matahari dari permukaan bumi. Saat diaplikasikan pada sebuah struktur, cat mampu mendinginkan permukaan sebanyak delapan derajat Fahrenheit (-13 derajat Celsius) di siang hari dan hingga 19 derajat (-7,2 derajat Celsius) lebih dingin di malam hari, dikutip dari New York Times.
Pada 2021, Guinness World Records menyatakan cat ini sebagai cat paling putih dan sejak saat itu telah mengumpulkan beberapa penghargaan. "Kami tidak benar-benar mencoba mengembangkan cat paling putih di dunia," kata Dr. Ruan dalam sebuah wawancara.
"Kami ingin membantu perubahan iklim, dan sekarang ini di tengah krisis dan semakin buruk. Kami ingin melihat apakah mungkin membantu menghemat energi sambil mendinginkan bumi," pungkasnya.
Pada awalnya, cat ini diperuntukkan untuk melapisi atap, sepatu, mobil, truk, hingga pesawat ruang angkasa. Pada 2022 lalu, Dr. Ruan dan timnya mengumumkan bahwa mereka akan membuat versi yang lebih ringan yang dapat memantulkan panas dari kendaraan.
Saat krisis iklim memburuk, para ilmuwan telah bekerja keras untuk mengembangkan bahan reflektif, termasuk berbagai jenis pelapis dan film, yang dapat mendinginkan bumi secara pasif.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
